Book Lover

Menulis Perjalanan Karakter Diri Zuhairiah

Aktivitas sebagai content writer membuat Zuhairiah membaca setiap hari karena akrab dengan tulisan.

|
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
banjarmasin Post
Zuhairiah 

Selain kuliah, Zuhairiah juga menjadi content writer yakni Coordinator Content Writer in Value of Islam. Aktivitas ini yang membuatnya membaca setiap hari karena akrab dengan tulisan.

Gadis kelahiran Manarap, 17 Desember 2004 ini berkuliah di Prodi Hukum Keluarga Islam, STAI Rakha Amuntai, Hulu Sungai Utara.

Warga Jalan Jingah Rampit, Danau Panggang, Hulu Sungai Utara, tersebut juga hobi menyanyi, menulis, desain dan sebagai fotografer di Titik Visual.

Zuhairiah suka membaca sejak di bangku sekolah dasar, saat itu ia suka berdiam diri di perpustakaan, untuk membaca kisah-kisah nabi yang dihiasi dengan animasi. 

"Dari situ, saya sangat suka membaca karena itu membangkitkan fantasi dan imajinasi saya," kata Legal Staff Education & Content di Palu Hukum Indonesia.

Bahan bacaan yang disukai berupa novel fiksi, dan sejarah macam Laut Bercerita, seri Penangsang, Sebening Syahadat, Syahdu Mahabba, dan lainnya. 

"Karena menurut saya banyak yang bisa diambil dari novel dengan tata bahasa yang mengalir," alasannya.

Zuhairiah sangat suka membaca saat makan, saat santai, dan saat bangun tidur. Manfaat yang ia rasakan adalah lebih mampu dalam mengontrol pikiran.

"Dan saya lebih bisa melihat dunia dari segala sisi kepemahaman yang sebelumnya tidak bisa saya pahami, dan masih banyak lagi! Saya penulis, saya merasa manfaat buku sangatlah banyak," tukasnya.

Diakui, ia jarang sekali membeli buku, karena ongkir yang begitu mahal. Namun ia suka meminjam di perpustakaan.

Kalaupun membeli buku, ia sering belanja online, karena jika offline ia jarang ada waktu untuk berkelana ke toko-toko buku.

Saya hanya mengkoleksi buku-buku kepentingan kuliah, antara lain hadist, buku madzhab dan lainnya, untuk novel, ia sering meminjam di perpustakaan.

Buku yang sangat berkesan bagi peraih Top 6 Writing Novellet Book Office 2025 ini adalah buku karangan sendiri yaitu Syahdu Mahabba. 

"Buku itu, adalah perjalanan karakter yang saya tulis dengan narasi yang mudah dipahami pembaca yang baru memulai membaca, buku itu adalah refleksi diri saya, introspeksi diri saya untuk jadi lebih baik," kata Juara 1 Orasi Nasional Chai Indonesia 2025 ini.(salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved