Hidroponik Organik di Banjarmasin
UMKM Kalsel: Hidroponik Ramah Lingkungan, Eboy Dorong Zero Waste dan Edukasi
Bisnis hidroponik Eboy Bisnis hidroponik Eboy tak hanya menghasilkan sayuran sehat, tapi juga berkontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan
Penulis: Saiful Rahman | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Bisnis hidroponik Eboy tak hanya menghasilkan sayuran sehat, tapi juga berkontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.
Ia memanfaatkan air kolam tanah, mengolah limbah dapur, dan menghindari plastik sekali pakai.
“Kami mengurangi penggunaan air PDAM hingga 100 persen dibanding pertanian hidroponik lain karena kami menggunakan air kolam tanah,” ungkap Eboy.
Langkah-langkah ramah lingkungan juga diterapkan dalam sistem produksi dan edukasi pelanggan.
Baca juga: UMKM KALSEL: Tak Hanya Jual Produk, Eboy Rencanakan Perluas Pelatihan Pertanian Organik
Baca juga: UMKM KALSEL: Gunakan Pupuk Organik Cair, Rahasia Sayuran Hidroponik Eboy Tumbuh Subur
“Kami meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai, mengolah limbah dapur jadi pupuk, dan mengedukasi pelanggan untuk menanam sendiri di rumah,” katanya.
Keberhasilan bisnisnya diukur dari perubahan perilaku masyarakat dan meningkatnya penggunaan produk ramah lingkungan. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)
| UMKM KALSEL: Tak Hanya Jual Produk, Eboy Rencanakan Perluas Pelatihan Pertanian Organik |
|
|---|
| UMKM KALSEL: Gunakan Pupuk Organik Cair, Rahasia Sayuran Hidroponik Eboy Tumbuh Subur |
|
|---|
| UMKM Kalsel: Jaga Ekosistem, Hidroganik Alfa Banjarmasin Gunakan Pestisida dari Bahan Dapur |
|
|---|
| UMKM Kalsel: Kembangkan Hidroponik di Kota, Warga Banjarmasin Hasilkan Sayuran Segar Bebas Pestisida |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Eboy-memperlihatkan-pupuk-organik-cair-1.jpg)