Hidroponik Organik di Banjarmasin

UMKM Kalsel: Hidroponik Ramah Lingkungan, Eboy Dorong Zero Waste dan Edukasi

Bisnis hidroponik Eboy Bisnis hidroponik Eboy tak hanya menghasilkan sayuran sehat, tapi juga berkontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan

Penulis: Saiful Rahman | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Saiful Rahman)
PUPUK ORGANIK-Akhmad Fujiyantoni yang akrab disapa Eboy memperlihatkan pupuk organik cair yang mereka gunakan untuk tanaman hidroponik mereka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Bisnis hidroponik Eboy tak hanya menghasilkan sayuran sehat, tapi juga berkontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.

 Ia memanfaatkan air kolam tanah, mengolah limbah dapur, dan menghindari plastik sekali pakai.

“Kami mengurangi penggunaan air PDAM hingga 100 persen dibanding pertanian hidroponik lain karena kami menggunakan air kolam tanah,” ungkap Eboy.

Langkah-langkah ramah lingkungan juga diterapkan dalam sistem produksi dan edukasi pelanggan.

Baca juga: UMKM KALSEL:  Tak Hanya Jual Produk,  Eboy Rencanakan Perluas Pelatihan Pertanian Organik

Baca juga: UMKM KALSEL: Gunakan Pupuk Organik Cair, Rahasia Sayuran Hidroponik Eboy Tumbuh Subur

“Kami meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai, mengolah limbah dapur jadi pupuk, dan mengedukasi pelanggan untuk menanam sendiri di rumah,” katanya.

Keberhasilan bisnisnya diukur dari perubahan perilaku masyarakat dan meningkatnya penggunaan produk ramah lingkungan. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved