Kigo Kafe
UMKM KALSEL: Dua Kembar Juga Dua Passion, Kigo Cafe Satukan Kopi, Matcha, dan Cheesecake
Saudara kembar Ebi dan Iqbal pemilik Kigo Cafe di Jalan Ratu Zalecha membawa dua passion berbeda. Ebi dengan matcha, Iqbal dengan kopi
Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak banyak kafe di Banjarmasin yang dimiliki saudara kembar. Muhammad Farabi (Ebi) dan Muhammad Iqbal adalah salah satunya.
Mereka mendirikan Kigo Cafe di Jalan Ratu Zalecha dengan membawa dua passion berbeda. Ebi dengan matcha, Iqbal dengan kopi.
Ebi fokus mengenalkan ceremonial matcha yang masih baru bagi lidah warga Banua. Sementara Iqbal tetap setia dengan kopi.
Ia jeli memilih biji kopi untuk manual brew, espresso dan kopi susu, meski mengakui penjualan manual brew kini merosot drastis.
Baca juga: UMKM Kalsel: Kigo Cafe Angkat Matcha Ceremonial Grade, Suguhkan Sensasi Jepang di Banua
Baca juga: UMKM Kalsel: Jaga Ekosistem, Hidroganik Alfa Banjarmasin Gunakan Pestisida dari Bahan Dapur
“Kalau kopi susu masih jalan, tapi manual brew turun banget. Untung ada matcha yang lagi rame. Jadi kami saling isi. Si Ebi sibuk sama matcha, saya jadi tim loading aja,” canda Iqbal.
Kigo juga sempat viral lewat burnt cheesecake mereka. Viral tiga bulan penuh, cake ini jadi pondasi awal kedai sebelum beralih ke tren matcha. Kini, selain kopi dan matcha, cheesecake dan varian kue lainnya tetap tersedia, menjadi penyeimbang menu yang ditawarkan.
Keduanya sepakat ingin mengembangkan Kigo dengan membuka cabang baru berukuran lebih besar. “Tapi gak terlalu besar, yang medium aja. Biar tetap cozy,” kata Iqbal.(Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Saudara-kembar-Ebi-dan-Iqbal-pemilik-Kigo-Cafe-7.jpg)