Petani Dua Desa Panen 170 Ton Rumput Laut
Kabupaten Kotabaru salah satu kabupaten di Kalsel yang memilik kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah. Salah satunya budidaya
Penulis: Herliansyah | Editor: Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kabupaten Kotabaru salah satu kabupaten di Kalsel yang memilik kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah. Salah satunya budidaya rumput laut di dua desa, Tanjungtengah dan Teluk Tamiang, Kecamatan Pulaulaut Barat.
Sebagai bukti SDA melimpah, beberapa hari lalu petani budidaya di dua desa tersebut memanen tidak kurang dari 170 ton rumputlaut (kondisi basah).
Namun sayang, potensi yang melimpah itu belum bisa difasilitas oleh DKP. Pasalnya, setiap panen atau selama 1,5 bulan masa tanam, harga rumputlaut dalam kondisi kering hanya tembus seharga Rp 6.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perikanan Mada Santoso membenarkan, turunnya harga rumput laut dijual petani budidaya kepada pengumpul/pembeli dari Sulawesi.
“Tidak menetap kadang Rp 8.000, kadang Rp 6.000 per kilogram. Karena panen rumput laut bersamaan daerah lain dibeli pengumpul. Sementara di dua desa itu hanya ada satu pembeli," katanya.