KalselPedia

KalselPedia - Baznas Kalsel, Mengenal Lebih Dekat Sejarah dan Para Pengurusnya

Baznas Kalsel dibentuk tahun 1982 yang disahkan oleh Gubernur HM Said ketika itu yang bertempat di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar
Kantor Baznas Kalsel terletak di lingkungan Kompleks Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, Baznas Kalsel, adalah lembaga pemerintahan yang non struktural yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Baznas Kalsel sebagai bagian yang terintegrasi dengan Baznas Pusat dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan No. 188.44/0282/KUM/2015 yang berfungsi sebagai badan pengelola zakat, infak, dan sedekah serta dana-dana sosial lainnya di Kalsel

Baznas Kalsel dibentuk tahun 1982 yang disahkan oleh Gubernur HM Said ketika itu yang bertempat di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Pada awal berdiri sebelum Baznas, sebelumnya bernama Zakat dan Wakaf (ZAWA) yang dipimpin oleh HM Rafiie Hamdie pada tahun 1979, kemudian kepemimpinan ZAWA digantikan oleh H Maksid (1994-1997) dan ditahun 1995 ZAWA berubah nama menjadi Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (BAZIS).

KalselPedia : Makam Pahlawan Mattone Pagatan, 38 Pejuang Gugur pada 7 Februari 1946

KalselPedia - Serunya Petualangan Air Borneo Mini Waterpark di Jalan AMD Raya HKSN Banjarmasin

KalselPedia : Tempat Pelelangan Ikan RK Ilir Banjarmasin

Kalselpedia - Kopi Pengaron dari Kabupaten Banjar

Kepemimpinan berlanjut pada Prof Drs H Aswadie Syukur, Lc (1997-2000), namun karena kesibukan akhirnya menyerahkan BAZIS kepada H Umar Yasin, BA sebagai ketua periode 2000-2004, dan berlanjut kemudian hingga tahun 2007. Pada masa kepemimpinan H Umar Yasin Said, BAZIS berubah nama menjadi Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA).

Periode 2007-2010, BAZDA dipimpin Drs H Rusdiansyah Asnawi, SH. Dimasa kepemimpinannya BAZDA berganti nama menjadi Badan Amil Zakat (BAZ).

Pada tahun 2011 BAZ berubah nama menjadi BAZNAS yang dipimpin oleh HG (P) Rusdi Effendi AR periode 2011-2015, 2015-2020

"Dibawah kepemimpinan pak Rusdi selama dua periode, terlihat beberapa perkembangan yang cukup signifikan," papar Sekretaris Baznas Kalsel, H Achmad Rafi'i.

Misalnya, kata dia, peningkatan kualitas kinerja Baznas Kalsel dalam hal administrasi, manajemen, sosisliasi dan pemetaan muzakki-mustahiq.

Selain itu, lanjut Rafi'i, kerjasama yang terjalin dengan beberapa pihak instansi, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, rumah sakit dan perusahaan swasta pun semakin baik dan meningkat.

Terbukti dari banyaknya permintaan pembuatan SK UPZ (unit pengumpulan zakat) sebagai salah satu bagian integral dari Baznas.

Ditambahkannya, tingkat kesadaran masyarakat Kalsel untuk berzakat melalui Amil Zakat terus ditingkatkan melalui kegiatan sosialisasi dan publikasi melalui media massa dan elektronik.

"Sejak tahun 2011, total dana zakat yang berhasil dihimpun Baznas mengalami peningkatan tiap tahunnya hingga 40 persen," ucapnya.

Selain itu, pendayagunaan zakat mulai dilaksanakan pada lima prograk yaitu kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan dakwah.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved