Khasiat Madu
Khasiat Madu Ternyata Beragam, Begini Proses Lebah Membuat Madu
Rahasia dari khasiat madu tentunya dari bahan pembentukannya. Diketahui, madu terbuat dari nektar sari bunga yang dikumpulkan lebah.
Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID - Madu dikenal sebagai bahan makanan yang memiliki beragam khasiat bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara tepat.
Madu murni mempunyai rasa yang manis alami sehingga aman untuk gula darah.
Di antara banyaknya khasiat madu, salah satunya dapat sebagai energy booster.
Rahasia dari khasiat madu tentunya dari bahan pembentukannya. Diketahui, madu terbuat dari nektar sari bunga yang dikumpulkan lebah.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasan bagaimana proses terjadinya pembuatan madu.
Baca juga: Khasiat Madu Hutan bagi Kesehatan Tubuh, Meningkatkan Nafsu Makan dan Sembuhkan Batuk Filek
Baca juga: Khasiat Madu bagi Tubuh: Tingkatkan Imun, Cocok Dikonsumsi Saat PPKM Darurat
Madu adalah cairan kental yang dihasilkan oleh lebah. Madu dibuat dari nektar tanaman berbunga yang dikumpulkan oleh lebah.
Lebah penghasil madu biasanya dilakukan oleh lebah madu. Ketika nektar sudah terkumpul, kemudian disimpan dalam sarang lebah untuk diproses.
Dilansir dari Live Science, nektar yang diambil lebah kemudian diekstrasi dari bungan menggunakan lidah lebah.
Lidah lebah panjang dan berbentuk tabung untuk mengambil nektar untuk kemudian disimpan di dalam perut.
Sembari terbang, nektar di dalam bercampur dengan enzim yang mengubah komposisi kimia dan pH atau keasaman.
Biasanya nektar tersebut akan tersimpan cukup lama pada lebah. Ketika kembali ke sarang, lebah madu akan memindahkan nektar ke lebah lain. Dengan cara memuntahkan cairan ke dalam mulut lebah lainnya.
Proses itu disebut regurgitasi dan diulang hingga nektar yang dicerna akhirnya tersimpan ke dalam kantung madu di dalam sarang.
Saat ditaruh ke dalam kantung, nektar masih berbentuk cair. Untuk menjadi sangat kental, terjadi proses penguapan agar air yang terkandung pada madu habis.
Pada proses itu lebah menggunakan sayapnya untuk mengipasi sarang lebah.
Setelah sebagian besar air menguap dari sarang lebah, lebah menyegel kantong madu dengan sekresi cairan dari perutnya sehingga menjadi keras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sarang-lebah.jpg)