Sukses Story
Kreatif Pecahkan Masalah Teknis
Ketertarikannya pada dunia teknologi informasi berawal dari rasa ingin tahu tentang bagaimana sistem
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
Kreatif Pecahkan Masalah Teknis
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketertarikannya pada dunia teknologi informasi berawal dari rasa ingin tahu tentang bagaimana sistem dapat meningkatkan efisiensi kerja, terutama di industri perhotelan.
Seiring waktu, ia menyaksikan, teknologi dan desain grafis saling melengkapi.
Teknologi memberikan solusi, sementara desain menghadirkan nilai estetika dan komunikasi visual yang kuat.
Melalui perannya di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin dan HITA, ia terus berupaya menghadirkan inovasi yang dapat empower hospitality industri di era digital.
Apa dan bagaimana perjalanan karier Rano Kurniawan di dunia perhotelan. berikut petikan wawancaranya.
Apa motivasi memilih jurusan Elektronika Komunikasi dan melanjutkan ke bidang Informatika dan Komputer?
Sejak kecil saya selalu tertarik membongkar dan memahami bagaimana sesuatu bisa bekerja mulai dari alat elektronik sederhana hingga komputer. Dari situ, jurusan Elektronika Komunikasi menjadi langkah awal saya untuk memahami dasar teknologi.
Namun seiring waktu, saya ingin lebih dari sekadar tahu cara kerja perangkat. Saya ingin menciptakan solusi digital yang nyata. Itulah yang mendorong saya melanjutkan ke bidang Informatika dan Komputer, agar bisa berkontribusi menghadirkan inovasi yang bermanfaat, terutama di dunia perhotelan yang terus berkembang dengan teknologi
Bagaimana perjalanan karier hingga bisa ke industri perhotelan?
Perjalanan karier saya berawal dari dunia seni, khususnya seni ukir dan seni lukis. Sebelum memasuki industri perhotelan, saya menekuni bidang seni dan terus mengembangkan keterampilan saya seiring dengan perkembangan zaman.
Ketertarikan saya terhadap inovasi mendorong saya untuk menggabungkan unsur seni dengan teknologi, yang kemudian mengantarkan saya pada bidang desain grafis sebagai bentuk ekspresi dan pengembangan profesional .
Bergabung di industri perhotelan awalnya saya tertarik karena ingin melihat bagaimana sistem IT bisa diterapkan dalam operasional hotel yang kompleks dan dinamis. Dari situ saya belajar, di balik layanan yang prima, ada peran besar teknologi dalam menjaga efisiensi dan pengalaman tamu.
Bergabung di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin menjadi titik penting bagi saya untuk mengembangkan diri, sekaligus berkontribusi membawa inovasi digital di dunia hospitality.
Apa inspirasi dalam membangun karier di bidang IT dan desain?
Inspirasinya datang dari banyak hal, tapi yang paling berkesan justru dari pengalaman sehari-hari di lapangan. Saya pernah melihat bagaimana satu solusi teknologi sederhana bisa membantu tim hotel bekerja lebih efisien dan membuat tamu merasa lebih nyaman momen itu sangat membekas bagi saya.
Selain itu, para mentor dan rekan di dunia IT dan desain juga banyak menginspirasi, terutama dalam hal bagaimana menggabungkan logika dan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat.
Dari situ saya belajar, teknologi bukan hanya tentang sistem, tapi tentang empati dan solusi untuk manusia.
Apa tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi di bidang IT dan desain grafis?
Tantangan terbesar justru muncul ketika teknologi yang kita bawa harus diterapkan di lingkungan kerja yang beragam. Setiap hotel punya karakter, ritme kerja dan tingkat pemahaman teknologi yang berbeda.
Saya pernah menghadapi situasi di mana sistem baru ditolak karena dianggap rumit, padahal tujuannya justru untuk mempermudah. Dari situ saya belajar, teknologi tidak bisa dipaksakan harus disertai pendekatan, komunikasi, dan pelatihan yang tepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rano-Kurniawan.jpg)