Berita Kalimantan Timur
Perahu Ketinting Terbalik di Paser Kaltim, Warga Pinrang Ditemukan Tewas Mengapung
Puji (50) hilang seketika di telan ombak ketika perahu yang dinaikinya tenggelam dihantam ombak. Setelah dua hari hilang, jasadnya ditemukan
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Perahu ketinting yang dinaikinya terbalik, Puji (50) pun hilang seketika di telan ombak.
Selama dua hari pasca insiden yang terjadi di Muara Sungai Telake, Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, jasad Puji akhirnya ditemukan.
Warga asal Desa Amasangeng, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ditemukan mengapung di perairan Adang Bay pada Rabu (4/3/2026).
Penemuan ini menutup pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan sejak korban dilaporkan hilang pada 2 Maret 2026.
Baca juga: Terlihat Saat Air Jernih, Korban Tenggelam di Mandin Damar Tanahbumbu Ditemukan di Kedalaman 4 Meter
Saat itu, perahu ketinting yang ditumpangi korban bersama seorang saksi selamat terbalik akibat diterjang ombak besar.
Kasat Polairud Polres Paser, AKP Andi Ferial Junaedy, menjelaskan bahwa laporan pertama penemuan korban diterima sekitar pukul 10.00 Wita dari petugas UPP Kelas II Tana Paser.
"Mereka melaporkan adanya jenazah yang terlihat mengapung di perairan Adang Bay, berjarak sekitar 10,18 mil dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam," terang Andi, Kamis (5/3/2026).
Informasi tersebut awalnya datang dari kru kapal FC Mitra Pacific yang melintas di kawasan perairan Adang Bay.
Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Satpolairud Polres Paser bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, UPP Kelas II Tana Paser, Polsek Long Kali, Basarnas, BPBD, Damkar, tim PT Kideco Jaya Agung, serta masyarakat setempat.
"Tim gabungan segera bergerak menuju lokasi penemuan. Pada pukul 13.25 Wita, jenazah berhasil dievakuasi menggunakan speed boat Sera Bravo. Proses evakuasi berlangsung lancar dan selesai sekitar pukul 14.40 Wita," tambahnya.
Setelah proses evakuasi, sambung Andi, jenazah kemudian dibawa ke Desa Maruat untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Mereka menyatakan tidak akan melanjutkan proses hukum dan menolak dilakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah.
"Pihak keluarga sudah menerima kejadian yang menimpa korban dan menolak untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Selama proses evakuasi dan penyerahan jenazah, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif," ungkapnya.
Andi juga mengungkap bahwa, berdasarkan keterangan saksi selamat, Kasirli Tiro (18).
| Banua Rally 2026 Siap Digelar Mei, Begini Potensinya untuk Kalsel |
|
|---|
| PAM Bandarmasih Paparkan Rencana Pembangunan Infrastruktur Air Minum |
|
|---|
| Diduga Selidiki Dugaan Korupsi Penyertaan Modal, Kejari Batola Geledah Kantor PDAM hingga Malam |
|
|---|
| TKA di SDN Malinau Loksado Kabupaten HSS Siapkan Starling, Genset Antisipasi Gangguan Listrik PLN |
|
|---|
| Ketakutan Pengendara Saat Lewati Jalan Poros Sabuhur Jorong Tanahlaut Kalsel, Harus Ekstra Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Evakuasi-jenazah-korban-tenggelam-di-Paser-Kaltim.jpg)