Berita HST

Geger Pria Ditemukan Membusuk di Kebun Karet Desa Tandilang HST, Ini Dugaan Penyebab Kematiannya

Warga Desa Tandilang, Kecamatan Batang Alai Timur, HST geger ditemukannya sesosok mayat pria

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
Humas Polres HST untuk Bpost
MAYAT MEMBUSUK-Mayat pria yang ditemukan membusuk di Desa Tandilang dievakuasi pihak Kepolisian di HST, Sabtu (30/8/2025). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga Desa Tandilang, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area hutan yang merupakan lingkungan perkebunan karet, Sabtu, (30/08/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon melalui Kasi Humas Ipda Rusman Taupik, membenarkan kejadian tersebut. 

"Peristiwa bermula ketika seorang warga bernama Fahriansyah hendak menuju kebun karet dan tanpa sengaja melihat jasad manusia dalam kondisi sudah membusuk," ungkapnya. 

Ipda Taupik mengatakan mendapat laporan, jajaran Polsek Batang Alai Selatan bersama Satreskrim Polres HST langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. 

"Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi, identitas korban diketahui bernama Nuar bin Husin (almarhum), warga Desa Wawai Gardu RT 02 RW 03, Kecamatan Batang Alai Selatan, HST," ujarnya. 

Baca juga: Identitas Mayat Pria di Perbatasan HSS dan Tapin Terungkap, Tinggalkan Rumah Sejak Minggu

Baca juga: Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Mayat Pria di Perairan Perbatasan HSS dan Tapin, Warga Simpur  

Ia mengatakan korban telah meninggalkan rumah sejak 16 Juli 2025 hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. 

"Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan diduga meninggal karena kelaparan. Saat ditemukan, jasad sudah membusuk hingga menyisakan kerangka tubuh,” jelas Ipda Rusman.

Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Sementara dari keterangan warga sekitar, korban memang sering terlihat berjalan-jalan di sekitar kantor kecamatan hingga masuk ke kawasan hutan.

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved