Berita HST
Hasil Tera Ulang Petugas Dinas Perdagangan di Seluruh SPBU Wilayah HST Kalsel
Ini hasil tera ulang petugas Dinas Perdagangan (Disdag) di 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU wilayah Kabupaten
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Ini hasil tera ulang petugas Dinas Perdagangan (Disdag) di 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel
Menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026, Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan pemeriksaan ulang alat ukur di 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jumat, (05/12/2025).
Kegiatan tera ulang ini digelar untuk memastikan seluruh dispenser BBM yang melayani masyarakat tetap akurat dan tidak merugikan konsumen. Pemeriksaan dilakukan menggunakan bejana ukur standar (BUS) berkapasitas 20 liter.
Dari hasil pengecekan, tingkat kesalahan pengukuran tercatat hanya sekitar 0,02 persen hingga 0,05 % . Angka tersebut masih jauh di bawah Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD), yakni toleransi maksimal 0,5?ngan ketidaktetapan 0,1 % . Dengan demikian, seluruh SPBU dinyatakan memenuhi syarat dan aman digunakan.
Baca juga: Daftar Pemain Tim Badminton Indonesia Main di SEA Games 2025, 20 Wakil Bertolak ke Thailand
Baca juga: Menderita Stroke, Ini Nasib Warga Desa Handilnegara Tanahlaut Kalsel Saat Terjangan Angin Kencang
Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan HST, Aris Waluyo, mewakili Kepala Dinas Irfan Sunarko, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang diperketat pada periode tertentu, terutama saat lonjakan kebutuhan BBM diperkirakan meningkat.
“Kami memastikan setiap liter BBM yang dibeli masyarakat sesuai takarannya. Ini bagian dari perlindungan konsumen sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan SPBU,” ujarnya.
Aris menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pengawasan Metrologi Legal. Ia mengatakan pengawasan akan terus dilakukan baik melalui pemeriksaan terjadwal maupun inspeksi mendadak.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan bila menemukan dugaan ketidaksesuaian takaran di lapangan.
“Jika ada kecurigaan terhadap hasil pengisian BBM, masyarakat bisa menyampaikan keluhan melalui kanal resmi Pertamina. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” tegasnya.
Tips Hindari Kecurangan Petugas SPBU Saat Anda Mengisi BBM
Simak tips menghindari kecurangan petugas SPBU agar peristiwa kecurangan di pom bensin kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, tidak terulang.
Sebelumnya, sebuah video dugaan kecurangan petugas SPBU di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan,viral di media sosial.
Seorang perempuan marah karena membeli BBM Rp 100.000, namun petugas SPBU hanya mengisi 9 liter. Padahal seharusnya, dengan uang sebesar itu, BBM yang diisikan 13 liter.
Video itu viral setelah diunggah akun Instagram @Romansasopitruck. Pemilik akun itu adalah seorang perempuan yang terekam dalam video itu.
Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) langsung mengambil tindakan tegas kepada operator SPBU yang diduga curang itu.
| Gelar Sosialisasi, DLH HST Tekankan Risiko Hukum Pengelolaan Limbah B3 |
|
|---|
| Jadikan Eco-Enzim Bagian dari Gaya Hidup, Rezqa Maulida Sebar Pengetahuan Pengolahan Limbah Organik |
|
|---|
| Sosok Maserah Pasukan Kuning HST yang Tak Henti Menimba Ilmu, Kerja Dinihari Lanjut ke Ruang Kelas |
|
|---|
| LPG Pink 5,5 Kg di HST Tembus Rp135 Ribu, 12 Kg Rp260 Ribu, Tak Ada Agen Resmi Diduga Jadi Penyebab |
|
|---|
| Ketiadaan Agen Resmi, Harga Bright Gas di Barabai HST Dipengaruhi Distribusi dan Biaya Operasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tera-ulang-yang-dilakukan-Disdag-HSTdi-sebuah-SPBU-di-Barabai.jpg)