Berita Banjarbaru
Sejarah Bundaran Simpang 4 Banjarbaru, Kini Kemacetan Tak Terhindarkan Setiap Hari
Sejarah bundaran simpang 4 Banjarbaru yang kini hampir setiap hari terjadi kemacetan. Wali Kota Lisa Halaby sempat lakukan rekayasa lalu lintas.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Bundaran simpang empat Banjarbaru kini hampir selalu terjadi kemacetan bila melewati kawasan tersebut.
Bahkan wali kota Banjarbaru Lisa Halaby sempat melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Namun hanya bertahan 5 jam, akhirnya rekayasa dihentikan.
Mengulik sejarah bundaran simpang empat Banjarbaru yang kini ramai dibicarakan.
Baca juga: Ancaman Siber Intai Layanan Kesehatan, Diskominfo Kalsel Tekankan Keamanan Digital Laboratorium
Baca juga: Ini Alur Pengajuan Verifikasi Penerima BPJS Gratis, Diusulkan ke Dinsos Banjarmasin di Awal Bulan
Sejarah Bundaran Simpang 4 Banjarbaru
Bundaran Simpang Empat Banjarbaru adalah sebuah monumen ikonik yang terletak di pusat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia. Bundaran ini memiliki tugu yang berfungsi sebagai penanda persimpangan utama yang menghubungkan berbagai jalur penting di kota tersebut.
Bundaran ini terletak di persimpangan yang membagi arah dari Banjarbaru ke Martapura, Jalan Sungai Ulin, dan Jalan Mistar Cokrokusumo, dekat dengan Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Bundaran Simpang Empat Banjarbaru memiliki desain tugu yang menampilkan bentuk intan, melambangkan kekayaan sumber daya alam berupa batu mulia yang dimiliki Banjarbaru sejak dahulu. Selain itu, terdapat bentuk buku di atas tugu yang menandakan Banjarbaru sebagai kota pendidikan.
Pada November 2024, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perumahan dan Permukiman melakukan pemasangan lampu LED di sekitar tugu.
Proyek ini bertujuan untuk mempercantik tampilan tugu pada malam hari, dengan anggaran sebesar Rp2,3 miliar dan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender mulai 18 Oktober 2024.
Baca juga: Geger Penganiayaan di Sulingan Tabalong, 1 Tewas serta 1 Terluka, Ditemukan Potongan Jari di Lokasi
Tujuh Tugu Bundaran Ikonik di Banjarbaru
Banjarbaru yang berjuluk Kota Idaman merupakan salah satu kota di Kalimantan Selatan yang memiliki banyak tugu terutama tugu yang berdiri membagi arus jalan berupa bundaran.
1. Tugu Bundaran Lianganggang.
Berlokasi di Jalan Ahmad Yani Km 20, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Lianganggang. Di bundaran ini ada makam Brigjen H Hasan Baseri dan Monumen Divisi ALRI IV.
2. Tugu Bundaran Landasan Ulin (Monumen Dirgantara).
Berlokasi di Jalan Ahmad Yani Km 24.5, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, tepatnya di pertigaan menuju Pangkalan Udara TNI-AU Sjamsuddin Noor.
Ciri khasnya ada pesawat tempur zaman dulu.
| Optimalkan Mitigasi Banjir Saat Musim Kemarau, Pemko Banjarbaru Genjot Normalisasi Sungai |
|
|---|
| Kalsel Masuk Musim Kemarau, Pengerjaan Mitigasi Banjir di Banjarbaru Dioptimalkan, Berikut Titiknya |
|
|---|
| TNI AL Tanam Kedelai di Banjarbaru, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Operasi Trisila 26 |
|
|---|
| Warga Sidomulyo Gelar Aksi di Depan PN Banjarbaru Terkait Sengketa Lahan, Ini Tanggapan Pengadilan |
|
|---|
| Wisuda ULM ke-130 Luluskan 1.053 Mahasiswa Berbagai Jenjang Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rekayasan-lalu-lintas-di-Bundaran-simpang-empat-banjarbaru-dihentikan.jpg)