berita tanahlaut
Pencarian Nelayan Kualatambangan Berlanjut, Basarnas Bergerak ke Arah Pantai Batakan
Pencarian Bahran (50), nelayan Desa Kualatambangan, Kecamatan Takisung yang hilang saat melaut diterukan ke arah Pantai Pagatan
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Upaya pencarian terhadap Bahran (50), nelayan Desa Kualatambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), masih terus berlanjut.
Pasalnya hingga tiga hari pencarian dilakukan, belum juga membuahkan hasil. Sebagai informasi, pencarian dilakukan sejak Hari Minggu pagi kemarin.
Tim Basarnas Banjarmasin kembali melanjutkan penyisiran sejak pagi hari ini. Mereka mulai melakukan pencarian sejak Senin setelah sehari sebelumnya pencarian dilakukan oleh nelayan Kualatambangan.
Kepala Desa Kuala Tambangan H Zainuddin ketika dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini belum ada informasi terbaru terkait keberadaan Bahran.
Baca juga: Perahu Nelayan Kualatambangan Tanahlaut Ditemukan, Bahran Tidak Ada di Lokasi
Ia mengatakan saat ini pencarian difokuskan ke arah Pantai Batakan di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan.
Sebagai informasi, perairan laut Kualatambangan terhubung dengan perairan di Batakan.
“Belum ada kabar lagi, masih dilakukan penyisiran oleh Basarnas Banjarmasin ke arah Pantai Batakan. Pagi tadi mereka sudah bergerak,” ujar Zainuddin saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026) pagi.
Menurutnya, kondisi cuaca pada pagi hari relatif memungkinkan meski sempat diguyur gerimis, sehingga tim pencari tetap dapat melanjutkan operasi.
“Cuaca gerimis, jadi masih bisa bergerak melakukan pencarian lanjutan,” katanya.
Zainuddin menambahkan, dalam operasi pencarian tersebut, Basarnas menggunakan perahu karet, terutama untuk penyisiran di muara sungai dan sepanjang garis pantai.
“Kalau di muara sungai, dari Basarnas pakai perahu karet dan melakukan penyisiran di pantai,” jelasnya.
Baca juga: Nelayan Kualatambangan Tanahlaut Melaut Tak Kunjung Pulang, Gelombang Tinggi Hambat Pencarian
Seperti diberitakan sebelumnya, Bahran berangkat melaut pada Sabtu (31/1/2026) siang menggunakan perahu kecil jenis lumbung.
Perahu tersebut telah ditemukan dan ditarik ke darat, namun korban hingga kini belum ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan bersama nelayan setempat masih terus melakukan pencarian dengan harapan korban segera ditemukan.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)
FOTO: ISTIMEWA/ZY
EVAKUASI kapal kecil jenis lumbung milik Bahran, dua hari lalu.
| 21 Siswa di Kintap Lulus Seleksi Bekerja di Perusahaan Tambang, Kepsek Ucap Syukur |
|
|---|
| Edukasi B2SA Digaungkan, Warga Tanahlaut Berharap Pola Makan Sehat Keluarga Kian Meningkat |
|
|---|
| Kiprah Penerima Bintang Mahakarya Intan Kalimantan, Nana Gercep Turun ke Lokasi Bencana |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Tala 2026 Difokuskan ke Program Rakyat, Belanja Seremonial hingga BBM Dipangkas |
|
|---|
| Simpan Sabu dalam Kotak Bekas Cotton Buds dan Permen, Pria di Asam-Asam Tanahlaut Diciduk Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Perahu-Bahran-ditarik-ke-pesisir-daratan-Kualatambangan.jpg)