Berita HSU
Disebut Seperti Jajanan Warung, Menu MBG di HSU Diprotes, Sekda HSU Koordinasikan dengan SPPG
Seperti yang diungkapkan salah satu orangtua murid yang menyayangkan dengan makanan yang didapat sang anak
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Ratino Taufik
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Selama bulan Ramadan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih terus dijalankan. Namun untuk menu yang dibagikan tampaknya mendapat keluhan dari orangtua murid.
Seperti yang diungkapkan salah satu orangtua murid yang menyayangkan dengan makanan yang didapat sang anak, berupa kudapan yang tampaknya dibeli dari luar.
“Jajanannya seperti beli di warung, dan jumlahnya sedikit,” ujarnya.
Kepala SDN Murung Sari 5 Rina Emilyana mengatakan dua hari terakhir menu MBG yang dibagikan adalah roti, kacang, kurma dan telur.
“Untuk hari ini menunya kue kering, kacang yang dilapisi tepung, kue basah, pisang dan telur itik ada juga yang telur ayam,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Rina menambahkan untuk MBG yang diberikan meskipun dalam bentuk kudapan diharapkan tetap memiliki nilai gizi yang mencukupi dan harga yang sesuai.
Baca juga: Obat Batuk Jenis Ini Banyak Disalahgunakan demi Efek Tertentu, Ini Penjelasan Dirut RS Ratu Zalecha
Keluhan akan menu MBG juga diterima oleh Satgas MBG HSU yang kepalai oleh Sekda HSU Adi Lesmana. Dirinya mengatakan hari ini telah melakukan koordinasi dengan Koordinator BGN HSU.
“Kami juga menerima adanya keluhan menu MBG di bulan Ramadan, dan hari ini sudah melakukan koordinasi agar bisa dilakukan perbaikan dan kesesuaian menu,” ujarnya.
Terpisah Eka, Koordinator BGN HSU Eka mengatakan untuk pemenuhan menu kadang SPPG juga bekerjasama dengan UMKM yang menyedikan menu sesuai dengan rencana menu harian.
“Kami diperbolehkan bekerjasama dengan UMKM yang sudah memiliki izin, dan misalnya untuk menu roti dari UMKM lokal, kami tetap berusaha membuat makanan olahan, kerjasama dengan UMKM tidak setiap hari,” ujarnya.
Anggaran untuk makanan porsi kecil adalah Rp 13 ribu dikurang untuk SPPG Rp 3 ribu dan insentif mitra Rp 2 ribu sehingga untuk makanan anggarannya Rp 8 ribu. Sedangkan untuk porsi besar dengan anggaran Rp 15 ribu untuk SPPG dan mitra tersisa Rp 10 ribu untuk makanan.
Eka mengaku pihaknya juga melakukan trial menu untuk menemukan makanan yang tepat untuk ketahanan dan keseimbangan kandungan gizi sesuai dengan kebutuhan gizi harian.
Eka menambahkan saat ini masih terus mengutamakan untuk makanan olahan yang memiliki ketahanan cukup lama.
Pendistribusian MBG dilakukan seperti biasa, untuk jenjang Taman Kanak Kanak (TK) diserahkan setiap hari senin dan kamis. Sedangkan untuk SD, SMP dan SMA sederajat dibagikan ke sekolah seperti biasa. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)
| Heboh Keluar Uap Dari Dalam Tanah di Desa Rantau Bujur Hilir HSU, Ternyata Kebocoran Listrik |
|
|---|
| Terekam CCTV, Pencuri Telepon Genggam di Tambalangan HSU Diringkus Polsek Amuntai Tengah |
|
|---|
| Harapkan Bantuan Benih Padi Segera Disalurkan, Petani HSU Siapkan Lahan Pertanian |
|
|---|
| Menambah Kenyamanan Pengunjung, Di Sekitar Lintasan Lari GOR Pangeran Suryanata HSU Dipasang Paving |
|
|---|
| Running Track GOR Pangeran Suryanata HSU Kembali Dibuka Untuk Umum, Perhatikan Aturannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Menu-MBG-di-SDN-Murung-Sari-5.jpg)