Berita Banjar
Try Out hingga Simulasi Digelar, Sekolah di Banjar Matangkan Persiapan Hadapi TKA
Salah satunya dilakukan SD Negeri Alimukim, Kecamatan Pengaron, yang melaksanakan try out TKA berbasis daring pada Sabtu (28/2/2026).
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Ratino Taufik
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejumlah sekolah di Kabupaten Banjar mulai mematangkan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan menggelar berbagai kegiatan latihan, mulai dari try out hingga simulasi berbasis komputer.
Salah satunya dilakukan SD Negeri Alimukim, Kecamatan Pengaron, yang melaksanakan try out TKA berbasis daring pada Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini diikuti sembilan siswa sebagai bagian dari langkah awal mempersiapkan diri menghadapi ujian sebenarnya.
Try out tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat penguasaan materi, melatih kesiapan mental serta kepercayaan diri siswa, sekaligus membiasakan peserta didik dengan sistem tes berbasis daring.
Guru SD Negeri Alimukim, Sugeng Wahono, mengatakan kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi siswa maupun guru.
“Try out ini membantu siswa mengetahui kemampuan diri sekaligus melatih ketelitian dalam mengerjakan soal. Bagi guru, hasilnya bisa menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pembelajaran selanjutnya,” jelasnya.
Pelaksanaan ujian dilakukan secara daring di lingkungan sekolah dengan dukungan penuh para guru sebagai pengawas sekaligus pendamping teknis.
Meski sempat menghadapi kendala jaringan internet yang kurang stabil, kegiatan tetap dapat diselesaikan dengan baik berkat koordinasi antara guru dan siswa.
Baca juga: PAMA ARIA Bersama Arutmin Kintap Gelar Pelatihan Kader Kesehatan Desa Bukit Mulia
Secara umum, pelaksanaan try out berlangsung tertib dan lancar. Sekolah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi TKA yang sesungguhnya.
Persiapan serupa juga dilakukan di tingkat sekolah menengah pertama. Salah satunya di SMP Negeri 2 Kertak Hanyar yang menggelar Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi seluruh siswa kelas IX pada 23 hingga 26 Februari 2026 yang lalu.
Simulasi tersebut diikuti sebanyak 146 siswa dan dilaksanakan selama empat hari di tiga laboratorium komputer sekolah. Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan, panitia membagi peserta ke dalam dua gelombang dengan dua sesi setiap harinya.
Ketua Panitia Simulasi TKA, Afrina Ruaida, menjelaskan pembagian jadwal dilakukan agar pelaksanaan simulasi berjalan tertib dan efektif.
“Kami membagi pelaksanaan simulasi menjadi dua gelombang, dan setiap gelombang terdiri dari dua sesi,” ujarnya.
Pada Gelombang I yang berlangsung 23–24 Februari 2026, sesi pertama diikuti siswa kelas 9D pukul 08.00–09.45 Wita dan sesi kedua kelas 9E pukul 10.15–12.00 Wita.
Sementara Gelombang II pada 25–26 Februari 2026 diikuti gabungan kelas 9C dan sebagian siswa 9A pada sesi pertama, sedangkan sesi kedua diikuti sisa siswa kelas 9A serta seluruh siswa kelas 9B.
| Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Banjar Waspadai Kekeringan hingga Karhutla |
|
|---|
| Kebakaran Rumah di Desa Kayu Bawang Kecamatan Gambut Banjar, Kerugian Ditaksir Rp15 Juta |
|
|---|
| Agar Tidak Disalahgunakan, Pemkab Banjar Pilih Siapkan Aturan Teknis Sebelum Menerapkan WFH |
|
|---|
| Pertanian di Tatahmakmur Kabupaten Banjar Selalu Terendam, Petani Tiga Tahun Gagal Tanam |
|
|---|
| Atasi Populasi Louhan di Riam Kanan, Warga Aranio Banjar Diajak Mengolah Ikan Hias Ini Jadi Amplang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Suasana-SD-Alimukim-Pengaron-gelar-Try-Out-TKA-daring-Sabtu-2822026.jpg)