Berita Tanahlaut

Ramadan, Gerai Dekranasda Tanahlaut Tetap Buka dan Siap Layani Pesanan hingga Malam

Pada Ramadan 2026 ini , gerai Dekranasda Tala tetap buka dan melayani pelanggan hingga malam, cek jadwalnya

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasin Post/BL Roynalendra N
SUASANA di gerai Dekranasda Tala di kawasan jalan A Yani, Pelaihari.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Di tengah suasana Ramadan, gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tetap membuka layanan bagi masyarakat seperti biasanya. 

Meski jam operasional mengalami penyesuaian, pelayanan terhadap pembeli tetap berjalan. Bahkan di luar jam buka resmi tetap akan dilayani apabila ada yang ingin melihat atau membeli aneka produk.

Sri Ayu Wulandari, karyawan Dekranasda Tala, menegaskan selama bulan puasa gerai tetap aktif melayani pengunjung yang ingin berburu kain sasirangan maupun aneka produk UMKM/IKM khas Tanahlaut.

“Kalau hari biasa buka dari jam 08.00 sampai 16.30 Wita. Saat Ramadan ini dari jam 08.00 sampai 15.30 Wita,” ujar Sri, Senin (2/3/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS- Kecelakaan Dekat Jembatan Besi Angsau Tanahlaut, Pemotor Tergeletak Bersimbah Darah

Baca juga: Kronologi 2 Karung Paket Milik Kurir JNT di Banjarbaru Dicuri Maling, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Namun demikian, fleksibilitas tetap diberikan. Apabila ada calon pembeli yang ingin melihat produk di luar jam operasional, pengelola siap membuka gerai dengan pemberitahuan melalui telepon atau pesan pribadi.

“Kalau malam ada yang mau lihat-lihat, bisa menjapri atau telepon. Nanti kita bukakan,” tambahnya.

Gerai Dekranasda Tala menjadi etalase berbagai produk unggulan daerah, terutama kain sasirangan khas Tanahlaut dengan beragam motif dan merk perajin lokal.

Tak hanya kain lembaran, tersedia pula produk fesyen kekinian seperti outer sasirangan, jaket sasirangan, hingga busana anak muda yang kini banyak diminati. 

Produk-produk tersebut dinilai cocok dikenakan untuk acara formal maupun nonformal.

“Kita ada produk sasirangan khas Tanahlaut dari berbagai pengrajin. Sekarang yang paling banyak dicari model fes anak muda, outer dan jaket sasirangan,” jelas Sri .

Selain fesyen, gerai juga menyediakan makanan khas Tanahlaut serta berbagai produk kriya lainnya.

Dari sisi harga, kain sasirangan dijual dengan rentang yang cukup variatif, tergantung bahan dan motif.

Untuk bahan katun satin standar, harga mulai Rp 130 ribu per lembar. Sementara untuk kualitas lebih premium berbahan katun sutra, harga bisa mencapai Rp 1 juta per lembar.

“Kalau ukurannya standar atau sama saja yaitu 2 meter kali 115 sentimeter,” paparnya.

Beberapa produk bordir dan varian tertentu juga tersedia di kisaran harga Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu, menyesuaikan bahan dan tingkat kerumitan motif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved