Berita Tabalong

Kobaran Api Gegerkan Kompleks Pertamina Murung Pudak Tabalong, Rumah Bangsal Hangus Terbakar

Peristiwa kebakaran terjadi di Rumah bangsal yang terdiri atas beberapa pintu di Kompleks Pertamina Murung Pudak, Kabupaten Tabalong

Penulis: Dony Usman | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasin Post/Dony Usman
TERBAKAR- Bangunan berupa rumah bangsal di Kompleks Pertamina Murung Pudak terbakar, Senin (9/3/2025) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Warga di seputaran Kompleks Pertamina Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, digegerkan dengan adanya nyala api, Selasa (9/3/2026). 

Nyala api muncul membakar hunian yang berupa bangsal yang ada di Kompleks Pertamina Blok S11 RT20, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Rumah bangsal yang terdiri atas beberapa pintu ini diketahui sekarang sudah dihuni oleh masyarakat umum. 

Pantauan di lokasi, beberapa saat setelah terjadinya kebakaran nampak garis polisi sudah terpasang di lokasi kejadian. 

Masyarakat juga masih ada yang berdatangan untuk melihat lokasi dan juga mendatangi korban yang rumahnya terdampak.

Tumpukan beberapa perlengkapan rumah yang masih bisa diselamatkan juga terlihat di sekitar lokasi, begitu juga barang yang telah hangus. 

Baca juga: Innalillahi, Mantan Anggota DPRD Kalsel Yazidie Fauzie Meninggal Dunia

Baca juga: BREAKING NEWS - Tabrakan Motor dan Truk di Jalan Nasional Binuang Tapin, Pengendara Tewas

Camat Murung Pudak, H Rony Saputra, menyampaikan, kebakaran ini melanda 14 pintu rumah yang merupakan aset Pertamina dan dihuni masyarakat umum.

"Ada 14 pintu yang terbakar dan sebabkan 9 KK terdampak,"katanya. 

Rony menyebut bantuan dari Pemkab Tabalong melalui BPDB dan Dinsos sudah disalurkan kepada para korban.

Penyerhan bantuan disampaikan langsung Bupati Tabalong HM Noor Rifani, yang saat itu juga secara pribadi memberikan santunan bagi para korban.

Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, kebakaran terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. 

Dugaan sementara, titik api berasal dari rumah Yulianto (60) yang kemungkinan disebabkan arus pendek listrik.

"Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," katanya. 

Ia juga memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 335 juta.

Sedangkan kronologis kejadian, berdasarkan keterangan, Yulisdayanti (51) yang merupakan warga setempat, pada sekitar pukul 10.00 Wita, ia melihat asap tebal disertai kobaran api dari bagian atap rumah Yulianto. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved