Berita Kalsel

KALSEL TERPOPULER: Jaksa Tahan Pengusaha Terlibat Korupsi, Calon Haji Nekat Bawa Rice Cooker

Kejari Banjarmasin tahan pengusaha tersangka korupsi pada Disdik Banjarmasin. Jemaah calon haji asal Kalsel kedapatan bawa rice cooker

|
Google Gemini AI
KORUPSI DISDIK- Ilustrasi tim Kejari Banjarmasin menahan tersangka kasus dugaan korupsi pada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin yang rugikan negara Rp 5 miliar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tengah pekan, Kamis (23/4/2026), Kalimantan Selatan hiruk-pikuk oleh sejumlah peristiwa yang menyedot perhatian publik tak hanya di daerah ini.

Di antaranya kasus korupsi pada dinas pendidikan, kenaikan harga elpiji non-subsidi yang tak seragam hingga jemaah calon haji yang tetap membawa peralatan memasak meski telah dilarang.

Selengkapnya peristiwa menarik pilihan Banjarmasinpost.co.id, bisa disimak dalam rangkuman berikut. 

1. Jaksa Tahan Pengusaha Tersangka Korupsi Disdik Rp 5 Miliar

BANJARMASIN - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin menetapkan dan menahan seorang tersangka terkait dugaan korupsi pada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Pria berinisial TAN tersebut merupakan pihak swasta atau penyedia dalam pengadaan sewa server jaringan dan aplikasi.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Banjarmasin, Mirzantio Erdinanda, mengatakan,  tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

Baca juga: KALSEL TERPOPULER: Dinkes Tebar 25 Jebakan Tikus, Pasutri Penggasak Rp 3,5 Miliar Akhirnya Terciduk

"Penahanan dilakukan di Lapas Teluk Dalam, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," ujar Mirzantio, Kamis (23/4/2026).

Dia mengungkapkan, perkara ini berkaitan dengan proyek pengadaan di Disdik Banjarmasin, dari tahun 2021 hingga 2024.

Selama periode tersebut, total dana yang telah dicairkan senilai Rp 5,5 miliar dari total pagu anggaran Rp 6,5 miliar.

"Berdasar hasil perhitungan auditor, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 5 miliar dalam proyek ini," sebut Mirzantio.

Ada pun modus yang dijalankan tersangka adalah, menyediakan aplikasi yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan. 

Bahkan, sebagian besar aplikasi itu disebutkan tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga manfaat proyek tidak terserap maksimal.

Kasi Pidsus menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru selama proses pengembangan perkara.

"Hingga saat ini, kami sudah telah memeriksa 40 orang saksi," sebutnya

 

2. Calon Haji Kedapatan Bawa Rice Cooker

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved