Berita HSS
'Spider Man', Manusia Silver hingga Badut Diamankan di Kandangan HSS, Minta-minta di Jalanan
Para peminta-minta berpakaian spider man, anak jalanan hingga manusia silver diamankan Satpol PP dan Damkar HSS
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Peminta-minta dan anak jalan (punk) kembali ditertibkan petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Penertiban bukan tanpa alasan, melainkan maraknya kegiatan peminta-minta berpakaian spider man badut, manusia silver dan anak jalan di sekitar wilayah Kandangan.
Peminta-minta dengan modus berkostum badut dan manusia silver, serta anak jalanan tersebut diamankan usai petugas Satpol PP melakukan penyisiran. Mereka yang diamankan akhirnya dibawa ke kantor Satpol PP dan Damkar HSS, Minggu (3/5/20026).
Kepala Satpol PP dan Damkar HSS, Iwan Friady melalui Kabid Trantibum Indera Darmawan mengatakan, sejumlah peminta-minta dan anak jalanan yang dibawa, telah dimintai keterangan, serta diberi surat pernyataan.
Baca juga: Permintaan Terakhir Ustadzah Korban Pembunuhan di Banjarbaru, Ibu Sambung: Saya Bilang Ia Cantik
Baca juga: Heboh Lelaki Tewas Bersimbah Darah di Depan Warung di Batuampar Tanahlaut, Polisi Buru Pelaku
“Kali ini diberi peringatan ke dua, jika kemudian hari masih melakukan dan tertangkap, kostum dan alat pendukung lainnya akan diamankan petugas dalam waktu tidak tertentu,” katanya.
Peminta-minta mendapatkan surat peringatan serta arahan, agar bersedia melakukan kegiatan ngebadut setiap sabtu dan minggu sore secara bergantian.
“Tujuannya agar tidak menimbulkan gangguan Trantibum dan lalu lintas. Selebihnya di persilakan untuk di lokasi keramaian lain. Misal mau di tempat usaha orang, harus mendapatkan izin pemilik usaha agar tidak mengganggu aktivitas usaha,” tegasnya.
Di sisi lain, anak jalanan (punk) yang berkeliaran dari dua kelompok turut diamankan petugas Satpol PP. Mereka terpantau dalam kondisi mabuk dari pengaruh minuman oplosan.
Salah satu pengakuan anak jalanan ke petugas Satpol PP, mereka melakukan pencurian di dalam mobil yang terparkir dengan memecahkan kaca mobil.
“Namun, setelah kami konfirmasi dan pastikan ke pihak terkait tadi, sementara tidak ada laporan pemecahan kaca mobil dengan pencurian. Kini mereka sudah diperbolehkan kembali ke daerah asal,” ungkap Indera.
Penyisiran petugas berlanjut di area Pasar Kandangan, karena pihaknya menerima laporan gangguan Trantibum, yakni adanya peminta-minta sambil ngelem.
Meski telah dilakukan penyisiran di lokasi, tetapi petugas tidak menemukan oknum tersebut.
Indera berharap, peran masyarakat agar bersama-sama ikut menjaga cipta kondisi Trantibum yang aman, nyaman, dan tertib.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)
| Ketersediaan Hewan Kurban di HSS Melimpah, Distan PP HSS Pantau Ketat Pasokan dan Kesehatan Ternak |
|
|---|
| Pelanggar ETLE di HSS Terbanyak Tidak Kenakan Helm, Ada Pengendara Berpose Dadah-dadah ke Kemera |
|
|---|
| Bangun Jalan, Area Persawahan Jadi Tantangan TMMD Ke-128 di HSS, Kodim 1003 Turunkan Excavator |
|
|---|
| Satu Kejanggalan Penemuan Nenek Yang Hilang di Sungai Paring HSS Kalsel, Pintu Terkunci dari Luar |
|
|---|
| Pengurus KORMI HSS Baru Dikukuhkan, Pastikan Kesiapan Pembinaan Atlet dan Pengurus Inorga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Peminta-minta-berkostum-badut-dan-manusia-silver-di-wilayah-Kandangan2.jpg)