Berita Banjarmasin

Efisiensi Belanja Pegawai, Banjarmasin Cuma Usulkan 34 Formasi CPNS

Banjarmasin hanya mengusulkan 34 formasi CPNS kepada KemenPAN-RB. Alasanya, efisiensi belaja pegawai

Tayang:
Editor: Hari Widodo
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)
SELEKSI CPNS- Ilustrasi: Peserta seleksi CPNS Pemprov Kalsel mengikuti tes SKD di Gedung Idham Chalid Banjarbaru pada 28 Oktober 2024. Tahun ini, 12 Pemda di Kalsel mengusulkan penerimaan CPNS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mengingat kondisi keuangan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin hanya mengusulkan 34 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banjarmasin Totok Agus Daryanto menjelaskan terbatasnya penerimaan 2026 dilakukan demi menjaga keseimbangan fiskal.

Pemerintah pusat menetapkan anggaran belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Tahun ini ada peluang seleksi CPNS, namun besarannya hanya untuk mengganti pegawai yang pensiun,” ujarnya.

Baca juga: HSS dan Balangan Tidak Buka Penerimaan CASN 2026, Ini Penjelasan BKPSDM

Itupun tidak mengganti seluruhnya karena pegawai pensiun yang lebih dari 200 orang. 

“Pemko tidak dapat mengambil kuota sebanyak itu untuk efisiensi belanja pegawai,” ungkapnya.

Totok mengatakan rekrutmen difokuskan pada posisi yang mendukung langsung visi dan misi Wali Kota HM Yamin.

“Beberapa sektor menjadi prioritas antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang fokus pada tenaga penanganan sampah,” bebernya.

Selanjutnya formasi Dinas Koperasi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan Koperasi Merah Putih.

Terbuka pula formasi dokter spesialis untuk mengisi kekosongan akibat adanya pengunduran diri pegawai.

Sementara untuk formasi guru, pemerintah masih fokus melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang belum dibuka pada 2026.

“Untuk guru masih PPPK, bukan CPNS. Kami masih menunggu regulasi lebih lanjut untuk tahun,” ujarnya.

Sedang Pemerintah Kabupaten Baritokuala mengusulkan 79 formasi CPNS, yang mayoritas dialokasikan untuk tenaga pendidik.

Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batola, Yusfik menyampaikan formasi itu terdiri atas 72 tenaga guru dan 7 tenaga kesehatan.

“Formasi yang kami ajukan menyesuaikan dengan jumlah pegawai yang pensiun,” ujar Yusfik, Selasa (5/5).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved