Berita Banjarmasin

Atasi Kepadatan Trans Banjarbakula, Dishub Kalsel Siapkan Bus Listrik

Dishub Kalsel menyiapkan penggunaan bus listrik untuk melayani koridor padat Bus Trans Banjarbakula.

Tayang:
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki
RDP- Kepala Dishub Kalsel, Fitri Hernadi berbicara saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (21/5/2026). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan penggunaan bus listrik untuk melayani koridor padat Bus Trans Banjarbakula.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dishub Kalsel, Fitri Hernadi saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kalsel, Kamis (21/5/2026).

Menurut Fitri, wacana penggunaan bus listrik muncul setelah Komisi III menyoroti tingginya kepadatan penumpang pada jam sibuk, terutama pagi saat berangkat kerja dan sore ketika jam pulang kantor.

Ia mengakui tingkat keterisian penumpang atau loading factor pada sejumlah koridor, bahkan telah melebihi kapasitas ideal.

“Pada saat jam-jam sibuk, loading factor sudah melebihi 100 persen. Kita melihat banyak yang berdiri sehingga sangat padat,” ujar Fitri.

Baca juga: Jika Krisis BBM Terjadi, Dishub Kalsel Siapkan Skenario untuk Trans Banjarbakula

Sebagai solusi, Dishub Kalsel bersama operator berencana mengganti armada bus tipe medium dengan bus listrik berkapasitas lebih besar pada koridor dengan jumlah penumpang tertinggi.

“Kita akan menggantikan bus-bus tipe medium dengan bus listrik yang lebih besar, sehingga nanti penumpang lebih nyaman dan bisa mengangkut kapasitas lebih banyak,” katanya.

Dishub Kalsel menargetkan pembahasan dan perencanaan bus listrik dapat segera dirampingkan agar penerapan layanan mulai berjalan pada akhir 2026 atau awal 2027.

Sebelum diterapkan penuh, Pemprov berencana melakukan tahap uji coba atau pilot project sekitar Agustus atau September 2026.

Koridor Banjarmasin–Banjarbaru disebut menjadi salah satu jalur yang diprioritaskan. Sebab, memiliki tingkat keterisian penumpang tinggi saat jam sibuk.

“Kemungkinan koridor Banjarmasin–Banjarbaru pulang pergi,” ujar Fitri.

Ia menyebut jumlah armada tahap awal masih dalam tahap perhitungan. Namun, Dishub Kalsel berharap masyarakat dapat segera merasakan layanan bus listrik tersebut.

“Harapannya lebih dari satu unit, supaya masyarakat bisa merasakan,” katanya.

Fitri menjelaskan, satu unit bus listrik diproyeksikan dapat mengganti tiga bus konvensional tipe medium yang saat ini beroperasi.

Baca juga: Water Barrier di Simpang 4 Trikora Kerap Diterobos, Dishub Kalsel: Pembatas Permanen Segera Dibangun

“Artinya nanti beberapa bus konvensional bisa dialihkan untuk melayani rute lain,” ucapnya.

Meski demikian, penggunaan bus listrik nantinya tidak diterapkan di seluruh koridor. Dishub Kalsel akan memprioritaskan jalur dengan tingkat keterisian penumpang mencapai 80 hingga 90 persen atau koridor yang dinilai paling padat penumpang.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved