DPRD Kalsel
Sosrev di Desa Gumbil, Waket DPRD Kalsel Tekankan Penguatan Nilai Gotong Royong
Menurut Kartoyo, penguatan nilai kebangsaan menjadi penting agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh berbagai pengaruh negatif,
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Ratino Taufik
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kartoyo, menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan nilai gotong royong di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.
Penegasan itu disampaikannya saat melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) di Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Menurut Kartoyo, penguatan nilai kebangsaan menjadi penting agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh berbagai pengaruh negatif, termasuk lunturnya rasa kebersamaan di lingkungan sosial.
“Penguatan nilai Pancasila harus terus dilakukan supaya semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial tetap terjaga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai masyarakat desa memiliki modal sosial yang kuat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Hal tersebut terlihat dari kehidupan masyarakat Desa Gumbil yang masih menjunjung kebersamaan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Kartoyo mengatakan semangat kebersamaan masyarakat desa menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Mayoritas masyarakat di sini berprofesi sebagai petani dan memiliki semangat kebersamaan yang sangat baik. Ini menjadi modal sosial penting dalam membangun desa,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kartoyo juga mengingatkan pentingnya menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa.
Menurutnya, nilai perjuangan dan persatuan yang diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga persatuan dan semangat kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama. Nilai perjuangan itu harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” lanjutnya.
Selain penyampaian materi wawasan kebangsaan, kegiatan juga diisi dialog bersama masyarakat terkait kondisi sosial dan potensi desa.
Sementara itu, narasumber kegiatan, AIPDA Fadlia Noor menilai, penguatan wawasan kebangsaan tetap relevan dilakukan di tengah perkembangan sosial masyarakat yang terus berubah.
“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kembali pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan agar tetap terjaga,” ungkapnya.
Kepala Desa Gumbil, Muhammad Rizali, mengapresiasi pelaksanaan Sosrev yang dinilai memberi manfaat bagi masyarakat dalam memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. (*)
| DPRD Kalsel Resmi Bentuk Pansus Pengawasan Distribusi BBM Subsidi |
|
|---|
| Jalan Gelap hingga Elpiji Langka, Warga Sampaikan Aspirasi ke Waket DPRD Kalsel |
|
|---|
| Reses di HSS, Waket DPRD Kalsel Temukan Persoalan Pupuk dan Menurunnya Produktivitas Sawah |
|
|---|
| Turun ke 16 Desa, Supian HK Kawal Aspirasi Warga HSU Masuk Prioitas Pembangunan |
|
|---|
| Buruh Sampaikan Aspirasi soal Outsourcing, DPRD Kalsel Buka Jalur Komunikasi ke Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Kalsel-Kartoyo-saat-Sosialisasi-Revitalisasi-dan-Aktualisasi-Nilai-Nilai-Ideologi.jpg)