BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja

Ingin Tingkatkan Daya Saing ULM

Sebagai universitas tertua di Kalimantan, saat ini Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus berbenah.

Tayang:
Banjarmasin Post/Rijal
DAYA SAING - Wakil Rektor I ULM, Dr dr Iwan Aflanie MKes SpF SH memaparkan upaya meningkatkan daya saing ULM di tingkat nasional maupun internasional, dalam program BTalk. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Sebagai universitas tertua di Kalimantan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus berbenah.

Pembenahan tidak hanya sampai padai akreditasi unggul yang telah diraih, namun perlu ada terobosan-terobosan.

Dalam program podcast BTalk, bersama jurnalis BPost, M Royan Naimi, Wakil Rektor I ULM, Dr dr Iwan Aflanie MKes SpF SH memaparkan perlunya memperkuat fondasi dan pilar dalam segala aspek agar bisa bersaing dengan universitas lain dan lulusannya bisa berperan di masyarakat.

Sebagai universitas tertua di Kalimantan, apa yang saat ini dilakukan ULM untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Kalsel?

ULM harus terus bertumbuh dan berbenah. Tujuan kami adalah menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga: Profil Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030, Ada Prof Ahmad, Iwan Aflanie dan Muthia Elma

 Baca juga: Jaksa Tangkap Staf ESDM Kalsel, Dugaan Pemerasan Izin Usaha Pertambangan di Tabalong

Di sisi lain, kami ingin memperkuat kekhasan ULM sebagai kampus unggulan di bidang lingkungan lahan basah serta memastikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang kami lakukan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

ULM telah meraih akreditasi unggul. Apa makna dari capaian tersebut?

Akreditasi unggul merupakan cerminan kualitas perguruan tinggi secara menyeluruh, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, status unggul tidak boleh hanya menjadi predikat administratif, tetapi harus tercermin dalam kualitas lulusan, kinerja institusi, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

ULM sempat menghadapi tantangan terkait akreditasi. Bagaimana akhirnya bisa meraih status unggul?

Kuncinya adalah evaluasi dan kerja bersama. Kami membentuk tim khusus yang bekerja sangat intensif dalam waktu sekitar dua bulan.

Seluruh sivitas akademika bergotong-royong memperbaiki berbagai aspek yang diperlukan. Alhamdulillah, kerja keras itu membuahkan hasil dan ULM berhasil meraih akreditasi unggul.

Setelah meraih akreditasi unggul, apa tantangan berikutnya?

Tantangan terbesar adalah mempertahankan mutu dan dampak dari status unggul tersebut. Kami juga harus meningkatkan daya saing ULM di tingkat nasional maupun internasional. Kampus tidak boleh berpuas diri, tetapi harus terus bergerak menjadi lebih baik.

Seperti apa arah pengembangan ULM yang Anda bayangkan ke depan?

Ada beberapa hal penting. Pertama, internasionalisasi agar ULM semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat dunia. Kedua, hilirisasi riset sehingga hasil penelitian tidak berhenti menjadi laporan, tetapi bisa diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketiga, memperkuat digitalisasi dan tata kelola berbasis data. Keempat, membangun kemandirian institusi agar ULM memiliki sumber daya yang cukup untuk berkembang secara berkelanjutan.

Anda maju sebagai calon rektor. Apa yang mendorong keputusan itu?

Saya percaya setiap gagasan harus ada yang mengawal dan mewujudkannya. Sebagai alumni dan bagian dari ULM, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi dalam membawa kampus ini menjadi lebih maju.

 itu saya siap mengambil bagian dan bekerja bersama seluruh civitas akademika untuk mewujudkan berbagai gagasan tersebut.

Jika nantinya tidak terpilih sebagai rektor, apa yang akan Anda lakukan?

Saya memandang pencalonan ini sebagai bentuk pengabdian. Prinsip saya sederhana, nothing to lose but well prepared. Kita berusaha sebaik mungkin, tetapi hasil akhirnya diserahkan kepada Allah.

Apa pun hasilnya, saya akan tetap mengabdi sebagai dosen, dokter, dan bagian dari keluarga besar ULM, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi universitas dan masyarakat. (msr)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved