Kominfo Pemprov Kalsel
Tahun Ini Pembangunan Stadion Internasional di Kalsel Dimulai
Saat ini Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional di Kalimantan Selatan terus berproses dan ditargetkan pertengahan tahun ini bisa dimulai
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional di Kalimantan Selatan terus berproses dan ditargetkan pertengahan tahun ini bisa dimulai.
Di tengah penyusunan dokumen dan kajian teknis, kapasitas stadion yang merupakan janji kampanye Gubernur Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Sulaiman ini diperkirakan mencapai 25 ribu kursi.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha mengatakan, angka tersebut masih berupa proyeksi awal yang akan ditetapkan setelah seluruh kajian rampung.
“Dari tahap awal memang direncanakan sekitar 30 ribu kursi. Namun berdasarkan pertimbangan wilayah dan berbagai aspek lainnya, kemungkinan menjadi 20 sampai 25 ribu kursi,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurut Ryan, perubahan tersebut tidak lepas dari perkembangan kondisi ekonomi dan meningkatnya biaya pembangunan infrastruktur, terutama akibat kenaikan harga material konstruksi.
“Kami masih melihat perkembangan selanjutnya. Kenaikan harga material tentu berpengaruh terhadap perhitungan pembangunan stadion,” katanya.
Meski demikian, Pemprov Kalsel memastikan stadion yang akan dibangun tetap mengusung standar internasional, termasuk keberadaan Video Assistant Referee (VAR).
Saat ini, Dinas PUPR Kalsel masih menyusul berbagai kriteria teknis yang akan menjadi acuan dalam pembangunan.
Stadion tersebut dirancang agar tidak hanya mampu mengakomodasi pertandingan tingkat lokal dan nasional, tetapi juga kegiatan olahraga berskala internasional.
“Kami ingin stadion ini menjadi ikon Kalimantan Selatan yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih luas,” ujarnya.
Ryan menjelaskan, pembangunan stadion akan menggunakan skema desain and build atau rancang bangun. Proses perancangan dan pelaksanaan konstruksi dilakukan secara bersamaan.
Di sisi lain, sejumlah dokumen pendukung juga masih dipersiapkan, termasuk AMDAL, Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), dan berbagai kajian teknis lainnya.
Pemprov Kalsel menargetkan seluruh dokumen tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini.
Pemprov Kalsel juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk keseluruhan pekerjaan.
Sebelumnya saat rapat koordinasi (rakor), Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib menyampaikan bahwa saat ini pembangunan stadion masih berada pada tahap pembebasan lahan.
| Diskominfo Kalsel Siapkan Layanan Publik Satu Pintu Lewat Rakat Banua |
|
|---|
| Pascalibur Lebaran, Sekda Kalsel Pantau Aktivitas ASN di Diskominfo |
|
|---|
| Tetap Siaga Saat Libur Lebaran, Diskominfo Kalsel Jaga Informasi Publik dan Keamanan Siber |
|
|---|
| Puluhan Ribu Serangan Siber Terdeteksi, Pemprov Kalsel Bentuk Forum Keamanan Informasi |
|
|---|
| Perkuat Sistem Keamanan Siber, Diskominfo Kalsel Bentuk CSIRT di Seluruh Kabupaten/Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Pembangunan-Stadion-Bertaraf-Internasional-di-Kalimantan-Selatan1.jpg)