Berita Banjarmasin
UIN Gelar Seminar Internasional Bersama ASAI, Bahas Agama dan Perubahan Iklim
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari bersama Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) Seminar ICONUSH 2024
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk mencegah terjadinya perubahan iklim, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari bersama Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) mengelar kegiatan Seminar Internasional Ilmu Agama dan Humaniora (ICONUSH) 2024.
Kegiatan ini mengusung tema Religion and Climate Change: Exploring Perspektives and Responses.
Selain itu, juga akan digelar Seminar Nasional sebagai rangkaian dari kegiatan Simposium Nasional Studi Agama ke XII ASAI.
Kegiatan ini dibuka di Aula Mastur Jahri UIN Antasari, Selasa (13/8/2024). Kegiatan ini akan dilaksanakan hingga 15 Agustus 2024.
Pada hari ini membahas Religious Perspectives and Concepts on Climate Change. Kemudian, Religious Practices, Rituals and Actualization on Responding Climate Change, Climate Changes and Inter-religious Dialogue, Religious Activism and Climate Change, Religious Education and Climate Change, serta Philosophical Conversation on Religion and Ecology.
Keynote speaker yakni Michael Northcott dari Universitas Edinburgh, UK. Selain itu keynote speaker dari Universitas California, Muhammad Ali.
Baca juga: Rektor UIN Jakarta Gantikan Rektor UIN Antasari Banjarmasin Sebagai Presiden AIUA
Baca juga: Lowongan Kerja BNI Terbaru, Cek Posisi Dibutuhkan, Ada Penempatan Kalimantan hingga Sulawesi
Kegiatan Rabu, (14/8/2024), yakni Seminar dan Simposium Nasional Studi Agama Ke XII ASAI.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Perencanaan, Akhmad Sagir mengatakan, simposium ini kegiatan ini digagas bersama ASAI.
Disebutkannya, di UIN ada program studi agama-agama. Sedangkan di Indonesia hanya 23 yang menyelenggarakan program studi agama-agama.
Ia menyebut, program studi agama ini untuk keberagamaan. "Pelopor terhadap harmonisasi agama. Saat ini keberagamaan beragama sudah bagus. Tapi di daerah tertentu perlu difasilitasi. Karena ketika tidak difasilitasi maka akan kembali dan praktik keberagamaan tidak akan jalan," katanya.
Ia menjelaskan dengan seminar ini akan membahas fenomena yang terjadi di masyarakat.
Dimana agama menjadi kambing hitam. "Agama itu pasif tidak bisa melakukan apa-apa. Agama hanya bisa memberikan norma-norma saja. Tapi selalu disalah artikan," jelasnya.
Hasil konferensi ini nantinya akan ada rekomendasi-rekomendasi dari tim ASAI. Rekomendasi ini akan diserahkan kepada pihak berkompeten.
Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Antasari, Dzikri Nirwana mengatakan, kegiatan ini juga untuk mengejar target program 2024. Dimana ada target internasionalisasi.
"Setiap unit untuk menggelar kegiatan internasional," katanya.
Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari
UIN Antasari
Seminar Internasional Ilmu Agama dan Humaniora (IC
ICONUSH 2024
Banjarmasinpost.co.id
| Kelas Baru SDN Pengambangan 5 Bakal Batal Dibangun, Disdik Pertimbangkan Penggabungan |
|
|---|
| Disdik Banjarmasin Kaji Usulan Full Day School untuk SD, Rahma Khawatir Anak Kelelahan |
|
|---|
| Hentikan Sementara Distribusi MBG di SMKN 1 Banjarmasin, Begini Penjelasan SPPG Banjarmasin Tengah |
|
|---|
| 5 Kandidat Ketua DPC PKB bakal Jalani Fit and Proper Test, Cucun Resmi Buka Muscab di Banjarmasin |
|
|---|
| Tak Terima Penyaluran Selama Beberapa Hari, Program MBG di SMKN 1 Banjarmasin Dimulai Kembali Besok |
|
|---|