Berita Internasional
Ali Khamenei Dinyatakan Tewas, Massa Pendukung Iran Datangi Kedubes AS di Baghdad
Serangan AS dan Israel ke Iran menewaskan Ali Khamenei selaku pemimpin tertinggi Iran. Massa mendatangi kedubes AS di Baghdad.
Ringkasan Berita:
- Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei dinyatakan dalam serangan AS dan Israel
- Massa pendukung Iran memicu protes di Baghdad, massa mencoba mendekati Kedubes AS dan bentrok dengan aparat.
- Majelis Ahli Iran kini sedang menyiapkan dua skenario kepemimpinan.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Serangan dilakukan AS dan Israel ke Iran menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Aksi operasi militer dilancarkan AS dan Israel menyerang iran, Sabtu (28/2/2026) pukul 09.45 waktu setempat.
Tak pelak tewasnya Ali Khamenei memicu amarah pendukung Iran.
Tragisnya Ali Khamenei tewas setelah kompleks kediamannya diserang AS dan Israel.
Baca juga: Pasca Serangan Israel dan Amerika ke Iran, Pengusaha Travel Kalsel Wait And See
Baca juga: Sosok yang Pimpin Iran Usai Kematian Ali Khamenei Imbas Serangan AS-Israel, Bekerja di Masa Transisi
Stasiun televisi Iran mengonfirmasi kematian Ali Khamenei pada Minggu (1/3/2026) pagi, beberapa jam, setelah As dan Israel mengklaim kematiannya.
Atas tewasnya Khamenei tersebut, terjadi ledakan protes di Kantor Kedutaan AS di Baghdad, Irak.
Diwartakan Aljazeera, massa pengunjuk rasa sempat terlibat ketegangan dengan aparat keamanan Irak saat aksi demo pecah.
Dari video yang beredar, massa berupaya untuk mendekati dan menyerbu kompleks Kedubes AS.
Aksi tersebut dipicu kemarahan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Khamenei.
Nampak dalam video yang tersebar di X, para demonstran mengibnarkan bendera dan meneriakkan slogan sambil berkabug atas kematian Khamenei.
Video lain yang turut diverifikasi memperlihatkan sebagian massa mencoba menghambat arus lalu lintas di sebuah bundaran yang berada di dekat akses masuk menuju Zona Hijau.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadhan 1 Maret 2026 di Kalsel: Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Kotabaru
Ali Khamenei Tewas
Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi militer Epic Fury dari AS dan Israel.
Donald Trump, Presiden AS dalam Truth Social melaporkan kematian Khamenei.
"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei dan geng preman haus darahnya," tulis Trump.
Kematian pemimpin tertinggi Iran ini, ujar Trump, menjadi kesempatan bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara dari kekuasaan Khamenei.
Pemimpin Iran Berikutnya
| Dubes Fadjroel Mendukung BUMN MIND ID Jajaki Kerjasama Mineral di Kazakhstan |
|
|---|
| Indonesia-Kazakhstan Sepakati Penguatan Kemitraan Ekonomi Strategis, Berpotensi USD2 Miliar |
|
|---|
| TKW di Hong Kong Ini Jago Dead Hang di Usia 57, Barlina Rela Bayar Pelatih Yoga Rp 62 Juta |
|
|---|
| MenLH Jumhur Hidayat Dukung Pembahasan MoU G to G Kerja Sama Hijau Indonesia-Kazakhstan-Tajikistan |
|
|---|
| Fakta Penembakan di Dinner Presiden AS: Kondisi Donald Trump, Sosok Pelaku, Motif Hingga Kronologi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ali-Khamenei-semasa-hidupnya-dikenal-sebagai-simbol-perlawanan-kini-tewas.jpg)