Berita Viral

Cara Licik Sujadi Jual Daging Kucing ke Warga Kampung, 100 Ekor Disembelih dalam 5 Bulan

Sujadi (55), warga Lampung Tengah yang tinggal di Kota Pagar Alam, Sumsel menjadi sorotan setelah ketahuan menyembelih kucing untuk dijual dagingnya

Tayang:
Editor: Rahmadhani
(SHUTTERSTOCK/ZOSSIA)
JUAL DAGING KUCING - Ilustrasi kucing. Sujadi (55), warga Lampung Tengah yang tinggal di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan menjadi sorotan setelah ketahuan menyembelih kucing untuk dijual dagingnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sujadi (55), warga Lampung Tengah yang tinggal di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan menjadi sorotan setelah ketahuan menyembelih kucing untuk dijual dagingnya.

Aksinya sempat terekam kamera warga dan akhirnya polisi menangkap Sujadi.

Alasan Sujadi nekat melakukan aksi culas tersebut akhirnya terungkap.

Sujadi menggunakan perasaan air nipis dan bubuk kunyit untuk menutupi jejaknya.

Dari situ, ia mengatakan, banyak pembeli yang terkecoh dan ia meneruskan jualan daging kucing lantaran mendapatkan uang yang lumayan.

Sujadi yang tinggal di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, ditangkap polisi setelah ketahuan menjual daging kucing.

Pria berusia 55 tahun itu melakukan aksinya dengan menyamarkannya sebagai daging kambing muda.

Dalam aksinya, ia sudah menyembelih hingga 100 ekor kucing.

Baca juga: Beraksi Mulai Idul Adha, SJ Jual Daging Kucing Modus Daging Kambing: Harga Rp120 Ribu per Bungkus

Baca juga: Helikopter Jatuh di Hutan Mantewe Tanahbumbu, KNKT: 99 Persen Isi Kotak Hitam Terbaca

Alasan Ekonomi Jadi Pemicu

Sujadi mengaku perbuatannya dilandasi kondisi ekonomi yang sulit.

Sebelumnya ia bekerja sebagai buruh tani dan pekerja serabutan, namun penghasilan itu tidak mencukupi kebutuhan hidup.

Dalam lima bulan terakhir, ia mulai menangkap kucing ras Persia dan Anggora yang berkeliaran di sekitar permukiman, lalu menyembelih, menguliti, dan menjual dagingnya keliling kampung.

"Saya terdesak keadaan karena tidak punya pekerjaan lain. Karena banyak yang terkecoh dan uang yang saya dapat lumayan, saya teruskan pekerjaan ini," kata Sujadi di Polres Pagar Alam, Kamis (4/9/2025), dikutip dari Kompas.com.

Untuk menghilangkan bau amis dan menutupi jejak, Sujadi melumuri daging dengan perasan air jeruk nipis dan bubuk kunyit.

Ia menjualnya dengan harga Rp 100 ribu per kilogram.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved