berita regional
Diduga Hirup Gas Beracun, Dua Pria Ini Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
Diduga menghirup gas beracun, dua pria di Jorong Balai Batingkah Kabupaten Solok ditemukan tewas
BANJARMASINPOST.CO.ID, SOLOK – Diduga menghirup gas beracun, dua pria di Jorong Balai Batingkah, Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat ditemukan meninggal di dalam sumur, Selasa (12/5/2026) siang.
Kedua pria tersebut yakni Firdaus (29) warga Gantung Ciri dan Dika (30) warga Cupak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Khairul, membenarkan insiden tewaskan kedua pria tersebut.
Ia menyebutkan bahwa laporan pertama kali masuk ke Pusdalops-PB pada pukul 14.56 WIB dari pihak Camat X Koto Singkarak.
"Benar, kami menerima laporan adanya warga yang terjebak di dalam sumur di Nagari Saniangbaka. Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung kami kerahkan ke lokasi untuk proses evakuasi," ujar Khairul dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Empat ABK Ditemukan Tewas dalam Manhole Tongkang di Batola, Diduda Terpapar Gas Beracun
Khairul menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban pertama, Firdaus, turun ke dalam sumur.
Tujuannya adalah untuk mengambil alat kerja yang tertinggal di dasar sumur tersebut.
Namun, diduga karena kadar oksigen yang sangat minim di dalam sumur, Firdaus tiba-tiba kehilangan kesadaran.
Ia tak kunjung memberikan respons saat berada di bawah.
Sementara itu, rekan korban, Dika, yang saat itu sedang beristirahat di bibir sumur mulai merasa curiga. Ia memanggil Firdaus berkali-kali namun tidak mendapatkan jawaban dari dalam sumur.
Merasa khawatir, Dika kemudian melongok ke dalam sumur dan mendapati rekannya sudah dalam kondisi pingsan. Tanpa pikir panjang dan tanpa peralatan pengaman yang memadai, Dika langsung turun ke bawah.
"Niatnya ingin menolong rekan yang pingsan, namun korban kedua akhirnya ikut jatuh pingsan juga dan terjebak di sana," lanjut Khairul.
Upaya penyelamatan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Solok, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri, serta dibantu oleh aparat nagari dan masyarakat setempat.
Khairul menyebutkan, proses pengangkatan jenazah korban dilakukan dengan teknik vertical rescue.
Mengingat kedalaman sumur dan risiko gas beracun, petugas harus sangat berhati-hati saat turun ke bawah.
| Nelayan Pulau Sembilan Hilang di Perairan Bajoe, Senin Komunikasi Terakhir dengan Istri |
|
|---|
| Satu Orang Tewas Akibat Tawuran, Pemuda Ini Ternyata Disabet Parang Remaja 16 Tahun |
|
|---|
| Diringkus Gegara Bawa Kabur Honda Vario, Spesialis Pencuri Motor Ini Beraksi di Tiga Lokasi |
|
|---|
| Dalangi Penipuan Modus Emas Palsu, Begini Siasat Licik Pelaku Kelabui Korban |
|
|---|
| Nekat Lompat dari Motor Pelaku, Aksi Bocah 10 Tahun Ini Bongkar Upaya Penculikan Dirinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Evakuasi-dua-warga-terjebak-di-sumur.jpg)