Selebrita

Pengakuan Aaliyah dan Thariq Halilintar Usai Diperiksa Kasus Hanania Travel, Menolak Umrah Gratis

Pasangan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid membuat pengakuan setelah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (10/6/2026).

Tayang:
Editor: Murhan
Warta Kota
DIPERIKSA POLISI - Thariq Halilintar usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026) petang. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus Hanania Travel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pasangan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid membuat pengakuan setelah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (10/6/2026).

Diketahui, Aaliyah dan Thariq memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan jasa perjalanan umrah yang melibatkan PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

Thariq dan Aaliyah kala itu datang didampingi kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo.

‎Lewat kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo, pasangan suami istri tersebut membantah kabar yang beredar bahwa mereka berangkat umrah secara gratis pada akhir tahun 2025.

Menurut Sangun, sejak awal Thariq dan Aaliyah memang tidak ingin hanya menerima fasilitas gratis. 

Baca juga: Thariq Halilintar Kaget Dapat Surat Panggilan Polisi, Suami Aaliyah Massaid Disodori 25 Pertanyaan

Thariq dan Aaliyah bahkan beberapa kali menolak tawaran kerja sama yang tidak melibatkan pembayaran dari pihak mereka.

‎"Saya melihat ada yang bilang ternyata selama ini Thariq dan Aaliyah umrah ini nggak bayar. Oh enggak," kata Sangun, dikutip dari YouTube Grid ID, Rabu (10/6/2026).

"Justru yang kemarin itu, yang udah berapa kali di-approach mereka nggak mau karena mereka mau bayar gitu loh," sambungnya.

‎Dalam perjalanan umrah tersebut, terdapat delapan orang yang ikut dalam rombongan adik Atta Halilintar itu. 

Hanya beberapa orang yang mendapatkan fasilitas dari kerja sama promosi, sementara sisanya tetap membayar biaya perjalanan secara mandiri.‎

Menurut Sangun, jumlah uang yang telah dibayarkan ayah satu anak tersebut kepada Hanania mencapai ratusan juta rupiah pada saat itu.

‎"Pembayaran dari Thariq pun ini nggak sedikit. Kita telah membayar kepada Hanania ini itu mencapai hampir Rp170 juta, Rp160 juta sekian."

"Itu di luar biaya-biaya untuk ya di sana untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya," bebernya.

Sangun menjelaskan, skema kerja sama tersebut merupakan bentuk barter jasa.

Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid berkewajiban melakukan promosi di media sosial sebagai timbal balik atas sebagian fasilitas yang diberikan.

Namun, untuk rombongan tambahan tetap melakukan pembayaran secara profesional.‎

‎"Thariq ini diberikan benefit ya dalam tanda kutip ya Thariq dan Aaliyah ya, mendapatkan benefit itu adalah untuk diberangkatkan untuk Thariq, Aaliyah, dan Arash," jelas Sangun.

Anwar BAB Tak Terima Aliran Dana

Presenter Anwar BAB memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Travel. Ia diperiksa selama kurang lebih 6 jam sebagai saksi.

‎"Alhamdulillah aku secara sadar, kooperatif untuk menerima panggilan kepolisian dan juga aku turut serta membantu kepolisian untuk memulihkan keadilan untuk para jemaah yang gagal berangkat," kata Anwar di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).

‎Pemilik nama asli Anwar Sanjaya ini membantah tudingan yang menyebut dirinya sebagai brand ambassador Hanania Travel. Adapun kerja sama yang dijalani hanya sebatas barter konten dan tidak menerima aliran dana dari pihak travel.

‎"Anwar BAB bukan Brand Ambassador. Saya seperti temen-temen lainnya yang memang kita hanya barter konten, kita tidak mendapatkan apa-apa, tidak ada kucuran aliran dana apa pun dari Hanania," jelas Anwar.

‎Anwar menjelaskan bahwa dirinya tidak menerima bayaran selama bekerja sama dengan Hanania Travel. Fasilitas yang ia dapatkan hanya berupa perjalanan dan uang saku selama berada di lokasi.

‎"Mungkin yang bertanya-tanya bentuk kerjasamanya seperti apa, saya ditawarkan bentuk kerjasama dengan Hanania adalah barter. Jadi saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku selama perjalanan di sana," tutur Anwar.

‎Ia juga mengaku terkejut ketika mengetahui Hanania Travel tersandung masalah hukum. Selama ini, Anwar mengira kendala yang terjadi berkaitan dengan situasi perang yang sempat memengaruhi perjalanan umrah.

‎"Kaget! Pasti aku kaget banget. Karena yang aku tahu adalah force majeure pada saat adanya perang. Jadi mungkin dampaknya ke sana-ke sana gitu yang ada di pikiran Anwar," ujar Anwar.

‎Dengan adanya kasus ini, komedian 33 tahun itu mengaku mendapat pelajaran penting dari peristiwa ini untuk lebih berhati-hati dalam memilih rekan kerja sama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved