Ramadan Vibes 2026
Tak Puasa Ramadan, Ustadz Mukhlis Abdi : Wajib Diqadha, Boleh Digabung Sunah Lain
Tak puasa Ramadan, umar muslim wajib mengqadha di lain hari. Tentunya di luar Ramadan. Hal ini ditegaskan ulama Banjarmasin, Ustadz Mukhlis Abdi.
Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID - Hitungan hari menuju bulan suci Ramadan 2026 semakin dekat. Di masjid-masjid, jadwal imsakiyah mulai dibagikan.
Umat Muslim bersiap menyambut bulan penuh rahmat dan berkah yang selalu dinanti setiap tahunnya.
Namun, di tengah persiapan itu, ada satu hal yang kerap luput dari perhatian: utang puasa Ramadan tahun lalu yang belum terbayar.
Meski demikian, tidak sedikit masyarakat yang mengaku baru teringat kewajiban qadha saat Ramadan kembali di depan mata.
Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian MUI Kota Banjarmasin, Ustadz Mukhlis Abdi menjelaskan, dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan adanya pintu surga bernama Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.
Baca juga: Zakat Fitrah di Awal Ramadan 2026, Buya Yahya Beberkan Waktu Afdol Melaksanakan
Baca juga: Aparat Desa di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Balangan Diringkus, Diduga Sebagai Pengedar Narkoba
“Kalau sudah masuk, pintunya ditutup dan tidak ada lagi yang masuk,” ujarnya mengutip hadis tersebut.
Mukhlis juga menyinggung keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang tetap berpuasa pada tahun kedua Hijriah, bertepatan dengan Perang Badar.
“Perang Badar terjadi 17 Ramadan tahun 2 Hijriah. Jumlah kaum Muslimin 313 orang melawan lebih dari 1.000 pasukan Quraisy. Mereka berpuasa, berjihad, dan Allah beri kemenangan,” katanya.
Menurutnya, kisah tersebut menjadi pengingat bahwa puasa bukan alasan untuk melemahkan semangat, melainkan momentum penguatan iman.
“Makanya jangan sedikit-sedikit sakit, sedikit-sedikit bepergian, lalu jadi alasan tidak puasa. Nanti qadhanya lupa,” pesannya.
Ia pun berharap umat Islam dapat menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin, termasuk menunaikan utang puasa yang masih tersisa.
“Mudah-mudahan kita bisa menjalankan puasa dengan baik. Marhaban ya Ramadan,” katanya.
Baca juga: Pencarian Nelayan Kualatambangan yang Hilang Hingga ke Tanjungsikat Tanahlaut, Keluarga Ikhlas
“Puasa itu wajib, sebagaimana dalam Surah Al-Baqarah ayat 183. Ia bagian dari fondasi agama Islam,” ujarnya, Kamis (12/2).
Namun demikian, Islam juga memberikan keringanan bagi umatnya. Dalam Al-Qur’an disebutkan, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.
“Dalam ibadah itu ada rukhsah (keringanan). Salat kalau tidak mampu berdiri boleh duduk. Begitu juga puasa, ada uzur-uzur yang dibolehkan,” jelasnya.
| Waktu Diperbolehkan Memulai Puasa Syawal 1447 H, UAH Memberikan Penjelasan |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Terakhir, Jumat 20 Maret 2026 di Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Kotabaru |
|
|---|
| Ngaji Santuy: Mageran Mengurangi Pahala Puasa Tidak Ya? Simak Jawaban Ustadz Hanafi |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa di Kalsel, Kamis 19 Maret 2026, Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Batulicin |
|
|---|
| Doa dan Fadhilah Puasa Hari Ke-29, Kamis 19 Maret 2026, Beserta 5 Amalan Malam Idul Fitri 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ustadz-Mukhlis-Abdi-MUI-Kota-Bjm.jpg)