Liga Italia

Performa Modric di AC Milan di Luar Nalar,  De Bruyne Pun Mengakui, Max Allegri Auto Full Senyum

Performa gelandang AC Milan, Luka Modric dianggap di luar nalar. Dia lagi-lagi membuktikan bahwa usia hanyalah angka baginya. 

Editor: Murhan
Instagram AC Milan
DEBUT - Pemain baru AC Milan, Luka Modric memberikan instruksi saat melawan Chelsea dalam pramusim 2025/2026 di Stamford Bridge, Minggu (10/8/2025). 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Performa gelandang AC Milan, Luka Modric dianggap di luar nalar. Dia lagi-lagi membuktikan bahwa usia hanyalah angka baginya. 

Bahkan, Kevin de Bruyne mengakuinya. Dia merasakan kala Napoli kalah dari AC Milan.

Memang, pemain asal Kroasia yang baru saja genap berusia 40 tahun itu tampil gemilang sejak bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2025. 

Dalam enam laga awal bersama Rossoneri, Modric selalu menjadi motor lini tengah dengan performa stabil.

Data FotMob mencatat konsistensi luar biasa sang mantan pemenang Ballon d’Or 2018 itu. Ia mengawali kiprahnya dengan rating 6.9 saat menghadapi Bari di Coppa Italia.

Baca juga: Satu Sosok Pengganti Ruben Amorim di Manchester United Mencuat, Dia Penakluk Man City dan Liverpool

Angka itu lalu meningkat ke 7.6 melawan Cremonese di Serie A. Tren positif itu terus berlanjut dengan torehan 8.1 kontra Lecce dan puncaknya 8.7 kala Milan menghadapi Bologna. 

Konsistensi tetap terjaga dengan rating 7.7 saat menghadapi Udinese dan saat Milan mengalahkan Napoli di giornata kelima Serie A.

Gelandang kelahiran 9 September 1985 itu bermain sangat disiplin dalam menjaga garis pertahanan lapangan tengah Milan.

Modric melakukan empat intersep (cegatan terhadap bola), empat kemenangan duel area, 72 sentuhan, hingga 91 akurasi umpan sepanjang pertandingan.

Kedisiplinan pemain 40 tahun berhasil menjaga stabilitas pertahanan Milan yang jatuh dengan 10 orang pemain.

Performa Modric bahkan membuat rekan setimnya, Adrien Rabiot, angkat topi. 

"Saya tidak tahu bagaimana dia bisa berlari selama 90 menit di usia 40 tahun," ujar Rabiot usai kemenangan 2-1 atas Napoli. 

"Bermain dengannya sangat mudah karena dia tahu cara mengendalikan tempo. Dia mencintai sepak bola, bertahan, menyerang, semuanya," kata Rabiot, dikutip dari Football Italia.

Sementara itu pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri mengungkapkan seberapa bangga dirinya memiliki Luka Modric di dalam tim.

Menurut Allegri, Modric memiliki kemampuan membaca permainan yang baik, sehingga mampu mengantisipasi umpan lawan tanpa melakukan usaha yang merugikan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved