Berita Olahraga

Barito Putera Gagal Jebol Gawang Tamu, Begini Ulasan Coach Teco

Laga sengit saat Barito Putera menjamu Kendal Tornado FC pada Liga 2 Championship putaran ketiga tersaji di Stadion 17 Mei Banjarmasin

Tayang:
Banjarmasin Post/Muhammad Andra Ramadhan
SAMPAIKAN KETERANGAN - Coach Teco jelaskan laga pertandingan saat konferensi pers usai laga di stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Laga sengit saat Barito Putera menjamu Kendal Tornado FC pada Liga 2 Championship putaran ketiga tersaji di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (23/2/2026). Nmaun, kedua tim gagal menghasilkan gol hingga laga harus berkesudahan dengan tanpa gol alias 0-0. 

Hasil imbang membuat sejumlah suporter berat Barito Putera sangat kecewa. Apalagi, bertanding di hadapan publik sendiri, seharusnya Barito Putera mampu mengamankan tiga poin penting ini. 

Persoalan klasik kembali terungkap usai laga. Barito Putera diyakini bermain dalam tekananan berat hingga tak mampu mengembangkan permainan lebih baik lagi. 

Juga koordinasi antar lini sangat mengganggu kinerja pemain di lapangan. Bola-bola sering kali hilang begitu saja dari kawalan pemain Barito Putera. 

Umpan-umpan serta terobosan maut Laskar Antasari yang sering menjadi senjata ampuh untuk membongkar pertahanan lawan, justru mudah dipatahkan. Salah umpan dan human error banyak menghiasi pemain Laskar Antasari. 

Kendal Tornado FC justru bermain lebih lepas dan menciptakan sejumlah peluang hingga membahayakan gawang Laskar Antasari. Untung saja, bola tak pernah bersarang ke gawang Laskar Antasari. 

Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Coach Teco menilai, kedua tim sama-sama tampil ngotot untuk meraih kemenangan.

“Saya pikir semua yang main hari ini ingin menang. Barito ingin menang, Tornado juga ingin menang. Dua tim kerja keras dalam pertandingan dan memang tidak mudah,” ujar Teco usai laga, Minggu (22/2/2026). 

Menurutnya, pertandingan semakin sulit setelah kedua tim harus kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Situasi tersebut membuat organisasi permainan sedikit terganggu.

“Selanjutnya menurut saya kita harus lebih tenang agar finishing lebih bagus. Kita punya beberapa peluang hari ini, tapi kurang akurat untuk bisa cetak gol,” jelasnya.

Sepanjang laga, Barito Putera sebenarnya sempat menciptakan sejumlah peluang emas. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal dan kurang tenang membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.

Disinggung soal pola permainan yang dinilai sudah terbaca lawan, terutama skema yang kerap memaksimalkan peran Renan Alves sebagai target man lewat umpan-umpan crossing, Coach Teco tak menampik, kedua tim sudah saling mengenal karakter masing-masing.    

“Barito Putera sudah bertemu dua kali dengan Tornado dan dua kali menang. Waktu itu gol Renan juga. Ini yang ketiga kali lawan Tornado. Kita tahu taktik mereka, mereka juga tahu taktik kita,” katanya.

Dia menilai, bukan soal taktik yang menjadi persoalan utama dalam laga kali ini. Ia lebih menyoroti efektivitas tim dalam memaksimalkan peluang, terutama memanfaatkan peluang emas yang tidak tenang, baik dari striker maupun gelandang.

“Dulu taktik tidak kurang dan kita menang. Sekarang mungkin orang bilang taktik kurang karena tim tidak menang. Kita bermain sesuai kualitas pemain yang kita punya,” tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved