Superball
Barito Putera Siap Hadapi Lanjutan Putaran III, Jargon Ini yang Diusung
Perjuangan Barito Putera tak segampang membalikkan telapak tangan dalam menghabiskan enam sisa laga Liga 2.
Penulis: Kamardi Fatih | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PSS Sleman jadi pemuncak klasemen sementara Wilayah Timur Liga 2 Championship 2025/2026. Bahkan, Super Elang Jawa berhasil leading 4 poin atas kompetitornya di posisi kedua, yakni Barito Putera yang mengemas 41 poin.
Kemenangan Super Elang Jawa pada laga pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026 atas Persela Lamongan lewat gol tunggal Irvan Mofu menjadi titik balik PSS Sleman untuk memuncaki klasemen. Bukan tidak mungkin akan bertahan hingga akhir kompetisi.
Tapi, bukan Barito Putera namanya jika meyerah begitu saja. Simbol Haram Manyarah kali ini akan terus bermunculan di jargon-jargon pemain Laskar Antasari.
Ya, Laskar Antasari belum habis. Sisa enam laga di Liga 2 Championship 2025/2026 ini, membuka ada Laskar Antasari untuk bisa melakukan kudeta besar-besaran terhadap Super Elang Jawa.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis mengakui, dalam sepak bola, segala sesuatunya bisa terjadi kapan pun termasuk kondisi pemain serta tim secra keseluruhan yang tidak selalu berada dalam kondisi ideal.
Bagi Ansyari Lubis, timnya harus lebih mengantisipasi dengan mempersiapkan opsi dan improvisasi taktik agar tim tetap kompetitif di setiap pertandingan.
“Dengan sisa enam pertandingan ini, semuanya bisa saja terjadi. Mulai dari kondisi pemain dan berbagai situasi lainnya. Karena itu secara taktik kami harus siap melakukan banyak improvisasi,” kata Ansyari Lubis.
Improvisasi taktik bakal berjalan bila para pemain sudah mengerti konsep permainan yang diinginkan tim pelatih.
Dengan persiapan permainan serta taktik ini, rotasi posisi pemain tidak menjadi kendala besar bagi tim.
Adaptasi yang baik dari para pemain diharapkan mampu menjaga performa tim, meskipun harus tampil tanpa striker murni di lini depan.
Di Wilayah Timur, bukan hanya Barito Putera yang menjadi ancaman Super Elang Jawa. Dua tim lainnya siap melakukan kudeta yakni Kendal Tornado FC dan Persipura Jayapura. Secara hitung-hitungan, keempat tim punya pelaung yang sama untuk memimpin klasemen sekaligus meraih satu tiket otomatis ke Liga 1 musim depan.
Tapi, PSS Sleman lebih besar untuk meraih tiket Liga 1 musim depan. Keunggulan empat poin atas Barito Putera dan lima poin dari Persipura dan Kendal Tornado FC, membuat Super Elang Jawa bermain lebih rileks dan tanpa tekanan, meskipun harus tetap konsisten hingga kompetisi berakhir.
Perlu digarisbawahi, PSS Sleman harus melewati dua laga super krusial yakni main fi kandang Kendal Tornado FC pada 29 Maret 2026 dan dijamu Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin, 11 April 2026. Tentu, tuan rumah tak mau kehilangan tiga poin begitu saja.
Apalagi lawannya adalah pemuncak klasemen yang menjadi penjegal tim menuju Liga 1 musim depan.
Jika Super Elang Jawa tersungkur di dua laga itu, Barito Putera (41 poin), Persipura (40 poin) dan Kendal Tornado FC (40 poin), bukan tidak mungkin tiket Liga 1 terlempar ke tangan tim lainnya.
| Hari Kedua 32 Besar Kapolres HST Cup U-40, Empat Tim Berebut Tiket 16 Besar |
|
|---|
| Barito Putera Berpeluang Lolos Babak Playoff Liga 2, Begini Skenarionya |
|
|---|
| PSS Sleman Ditahan Imbang Persiba, Begini Peluang Barito Putera |
|
|---|
| Teco Anggap Pertahanan Terlalu Rapuh, Begini Peluang Barito Putera Berikutnya |
|
|---|
| Barito Putera Punya Peluang Rebut Takhta Liga 2, Begini Syaratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Manajemen-dan-suporter-PS-Barito-Putera-sepakat-bersatu-2.jpg)