Kebakaran Lahan Telan Korban

Sudah Ada Korban, Kepala BPBD Kalsel Imbau Petani Tak Bakar Lahan Sehabis Panen

Peristiwa meninggalnya Bajuri merupakan yang pertama jatuhnya korban jiwa akibat kebakaran lahan di Kalimantan Selatan di tahun 2017.

Sudah Ada Korban, Kepala BPBD Kalsel Imbau Petani Tak Bakar Lahan Sehabis Panen
Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (21/9/2017) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -- Musibah kebakaran lahan di Desa Pejambuan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalsel menelan korban jiwa. Korban seorang pensiunan kepala sekolah, Bajuri (80) warga Pejambuan, Martapura Barat, Martapura,  ditemukan di pondoknya dalam keadan sudah tidak bernyawa.

Diduga korban meninggal akibat terhirup asap dari lahan miliknya yang terbakar, Selasa (19/9).

Peristiwa meninggalnya Bajuri merupakan yang pertama jatuhnya korban jiwa akibat kebakaran lahan di Kalimantan Selatan di tahun 2017.

Baca Juga: Pensiunan Kepsek Ambruk Dikepung Asap, Kebakaran Lahan di Kalsel Telan Korban Jiwa

Kepala BPBD Kalsel Wahyudin, mengaku prihatin jatuhnya korban jiwa dalam musibah kebakaran di Kabupaten Banjar.

“Meski dilaporkan dugaannya meninggal karena asap kebakaran lahan, kami tetap serius menyikapi peristiwa itu,” ujarnya.

Kata Wahyudin, penanganannya sudah dilakukan termasuk oleh aparat kepolisian. "Yang jelas informasinya badan korban tidak terbakar, dan hanya ditemukan tergeletak meninggal di pondoknya,” imbuhnya.

Wahyudin berujar, Kabupaten Banjar menjadi sorotan soal kebakaran karena selain arealnya luas dan lahan gambutnya luas, lahan pertaniannya juga luas.

"Karena itu kami imbau petani, agar lahan  jangan dibakar jika usai memanen atau mengatam padinya. Sebab akan merugikan semua pihak jika dibakar," harapnya. (gha/lis)

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (21/9/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved