Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Tombak Tak Bisa Dicabut, Pelaku Penyetrum Ikan Akhirnya Dirujuk Ke RSUD Ulin Banjarmasin

Tombak serapang yang memiliki tiga mata kail dan satu mata tombak di tengah itu tertancap cukup dalam ke bagian tubuh pelaku.

Tombak Tak Bisa Dicabut, Pelaku Penyetrum Ikan Akhirnya Dirujuk Ke RSUD Ulin Banjarmasin
BANJARMASINPOST.co.id/aprianto
Tombak menancap di pinggang penyetrum ikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (18/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pelaku penyetruman di Danau Bangkau, Desa Bangkau Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) Arpani (29) yang mengalami luka akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Ulun di Banjarmasin, Rabu, (18/10).

Tombak jenis serapang yang masih tertancap di bagian punggung Arpani, membuat RSUD Hasan Basry tidak sanggup untuk melepasnya.

Tombak serapang yang memiliki tiga mata kail dan satu mata tombak di tengah itu tertancap cukup dalam ke bagian tubuh pelaku.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK membenarkan terkait dengan pelaku penyetruman yang harus di rujuk ke RS Ulin Banjarmasin.

"Benar, pelaku dirujuk ke Banjarmasin," katanya singkat.

Baca: Pelaku Penyetruman Ini Pakai Basal Kebal, Tapi Tembus Oleh Tombak Berkekuatan Gaib

Sekadar diketahui, satu pelaku penyetruman atas nama Arpani (29) Warga Desa Batang Alai Kecamatan Daha Utara itu berhasil diamankan sekitar pukul 05.45 Wita.

Pelaku penyetruman mengalami luka tombak di bagian paha dan punggung. Alat yang melukai pelaku penyetruman merupakan serapang.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku sempat melakukan perlawanan saat akan diamankan. Pelaku bermaksud menabrak kelotok tim patroli gabungan.

Kondisi malam dan gelap, membuat pelaku penyetruman mengalami luka dari serapang yang bisa digunakan untuk mencari ikan. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved