Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Sederhanakan Tarif Listrik, Pelaku UKM: Sama Saja Naik!

Listrik golongan 900VA ini digunakannya tak hanya untuk menjalankan usaha namun juga untuk keperluan rumahnya.

Pemerintah Sederhanakan Tarif Listrik, Pelaku UKM: Sama Saja Naik!
net`
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terkait rencana kebijakan pemerintah melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyederhanakan golongan listrik menjadi 4.400 VA ditanggapi negatif oleh beberapa pengusaha kecil di Banjarmasin.

Seperti pemilik Kios Belda usaha air minum isi ulang dan loket pembayaran Yuliansyah. Menurutnya penyederhanaan dan penyelarasan golongan listrik sama saja dengan menaikkan tarif dasar listrik.

Usaha Yuliansyah di Jalan Belitung Darat Banjarmasin ini yaitu air minum isi ulang dan loket pembayaran hampir 100 persen menggunakan listrik dalam operasionalnya.

Baca: Hasil Akhir PSIS Vs Persebaya - Skor 0-1, Satu Kaki Bajul Ijo ke Semifinal Liga 2

Pompa penyaringan air, alat sterilisasi air, laptop dan printer semuanya menggunakan listrik. Saat ini Yuliansyah menjadi pelanggan PLN di golongan 900VA non subsidi.

Listrik golongan 900VA ini digunakannya tak hanya untuk menjalankan usaha namun juga untuk keperluan rumahnya.

Dalam satu bulan ia biasanya membayar tagihan listrik PLN berkisar antara Rp 230 hingga Rp 250 ribu. Diketahui saat ini biaya pemakaian untuk golongan ini sebesar Rp 1.352 per kWh diluar biaya beban.

Jadi jika nanti kebijakan ini diterapkan, biaya pemakaian untuk golongan 900VA non subsidi naik menjadi Rp 1.467,28 per kWh.

Baca: Martapura FC Vs Kalteng Putra - Laskar Sulthan Adam Dilanda Krisis Gelandang

"Ya intinya sama saja biaya naik kan. Padahal untuk usaha kecil seperti ini walaupun naik sedikit tetap menjadi beban tambahan. Kalau bisa tidak usah saja," kata Yuliansyah.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved