Ekonomi dan Bisnis

2017 Perbankan Syariah Kalsel Bergerak Positif, Begini Tantangannya

Jika dilihat skalanya, industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibandingkan dengan industri keuangan non syariah.

2017 Perbankan Syariah Kalsel Bergerak Positif, Begini Tantangannya
banjarmasinpost.co.id/acm
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IX Kalimantan M Nurdin Subandi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jika dilihat skalanya, industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibandingkan dengan industri keuangan non syariah.

Contohnya di sektor industri perbankan, baik inklusi maupun literasi keuangan syariah masih rendah dibanding konvensional.

Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tahun 2016 dari hasil survei Otoritas Jasa Keuangan memiliki inklusi keuangan syariah sebesar 14,55 persen.

Baca: Pengurus DPP Intakindo Kalsel Terbaru, Hari Ini Resmi Dilantik, Ini Nama Ketuanya

Di Kalsel para pelaku industri keuangan syariah berusaha kuat tingkatkan kemajuan industri keuangan syariah.

Dari data yang juga di rilis Kantor OJK Regional IX Kalimantan, hingga triwulan III 2017 aset perbankan syariah di Kalsel tercatat Rp 6.249 triliun tumbuh 19,93 persen year on year (yoy), pun demikian dengan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 20,49 persen yoy.

Baca: Begini Kondisi SPBU Pasca Terbakarnya Truk Tangki BBM, Rusak Parah!

Penyaluran pembiayaan perbankan syariah di Kalsel hingga triwulan III 2017 pun tumbuh 45,44 persen yoy. Walaupun demikian, non performing finance (NPF) pun ikut bergerak naik di tingkat 5,44 persen.

Dijelaskan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IX Kalimantan M Nurdin Subandi, hal ini juga disebabkan karena perbankan syariah ikut mendanai sektor pertambangan maupun penunjangnya.

“Tetapi optimisme pertumbuhan perbankan syariah memiliki dasar kuat termasuk mayoritas penduduk muslim dan juga sumber daya melimpah yang bisa dijadikan underlying transaksi. Perlu edukasi dan sosialisasi yang efektif,” kata M Nurdin.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved