Berita Internasional

Skandal Seks dan Sewa Pelacur Para Staf Saat di Haiti Terungkap, Oxfam Jadi Bulan-bulanan

investigasi internal Oxfam menyebabkan empat orang dipecat dan tiga orang lainnya mengundurkan diri, termasuk direktur Oxfam.

Skandal Seks dan Sewa Pelacur Para Staf Saat di Haiti Terungkap, Oxfam Jadi Bulan-bulanan
Reuters
Pemerintah Inggris menyalurkan bantuan kemanusian melalui Oxfam sebanyak £32 juta atau sekitar Rp550 miliar tahun lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Para pimpinan lembaga bantuan internasional Oxfam bekerja keras memulihkan reputasi organisasi mereka menyusul terungkapnya skandal seks yang melibatkan sejumlah pekerja seks yang disewa para staf mereka selama krisis Haiti tahun 2010.

Seperti dilansir BBC.com Selasa (13/2/2018), mereka akan bertemu dengan para pejabat Inggris untuk urusan bantuan pembangunan internasional nanti karena kesepakatan amal berkaitan dengan dampak dari kesalahan seksual oleh pekerja bantuannya.

Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Penny Mordaunt memanggil para pimpinan untuk 'mendengar lebih banyak dari Oxfam' tentang tuduhan itu, dan bahwa cara Oxfam menangani skandal itu akan menentukan apakah mereka akan tetap menerima atau kehilangan dana bantuan pemerintah.

Baca: Hotel Penjara Super Mewah 200 Pangeran Arab Saudi Kembali Terima Tamu Biasa

Oxfam menolak tudingan bahwa mereka menutup-nutupi tuduhan tersebut.

Sejauh ini, investigasi internal Oxfam menyebabkan empat orang dipecat dan tiga orang lainnya mengundurkan diri, termasuk direktur Oxfam untuk Haiti.

Oxfam juga sudah mengumumkan langkah-langkah baru yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan kasus-kasus pelecehan seksual.

Image caption Penny Mordaunt mengatakan Oxfam gagal dalam hal
Image caption Penny Mordaunt mengatakan Oxfam gagal dalam hal "kepemimpinan moral". (PA)

Oxfam menjadi bulan-bulanan kritik mengenai cara mereka menangani tuduhan perilaku tak senonoh oleh stafnya di Haiti, saat mereka bekerja menyalurkan bantuan kemanusiaan menyusul gempa besar yang meluluh-lantakkan negara itu pada tahun 2010.

Menteri Pembangunan Internasional Penny Mordaunt mengatakan kepada wartawan BBC Andrew Marr bahwa Oxfam telah gagal dalam "kepemimpinan moral" atas "skandal" tersebut.

Mourdant mengatakan bahwa Oxfam melakukan "hal yang benar-benar salah" dengan tidak melaporkan rincian tuduhan tersebut dan bahwa organisasi yang "tidak memiliki kepemimpinan moral untuk melakukan hal yang benar," tidak bisa menjadi mitra pemerintah Inggris.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help