Berita Banjarbaru

Heboh! Buaya Sering Muncul di Embung Lokudat Guntung Payung Banjarbaru

Warga Guntung Damar Kelurahan Guntung Payung geger lantaran dua minggu terakhir buaya bermunculan. Setiap sore buaya muncul

Heboh! Buaya Sering Muncul di Embung Lokudat Guntung Payung Banjarbaru
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
salah satu aliran air menuju embung lokudat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga Guntung Damar Kelurahan Guntung Payung geger lantaran dua minggu terakhir buaya bermunculan. Setiap sore buaya muncul ke permukaan di Embung Lokudat sehingga menghebohkan warga.

Bahkan sekitar sebulan lalu buaya sebesar paha pria dewasa juga ditemukan warga kemudian ditangkap. "Tiga orang kemarin menangkap, bersama saya juga," ujar salah satu warga, Jumadi, Kamis (12/04/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sempat ditangkap, dalam dua minggu ini warga kembali heboh dengan masih melihat buaya lainnya. Buaya sempat muncul saat warga ke sawah. Selain itu buaya juga sempat ditemukan oleh pemancing yang memancing di Sungai.

"Dikira batang kayu, ternyata bergerak kata pemancingnya jadinya baru-baru ini heboh lagi," tambah Jumadi.

Baca: Hiii Seram! Lagi Asyik Bikin Video Insta Story, Lia Waode Kaget Penampakan Pocong di Belakangnya

Ia yang juga tinggal di Guntung Damar mengatakan biasanya saat sore menjelang magrib buaya muncul jika tidak hujan. Jika hujan buaya tidak muncul.

Embung lokudat sendiri merupakan tempat tampungan air dari drainase di Banjarbaru mulai dari Sungai Sumba, hingga Sungai Kemuning. Akibatnya saat musim hujan air embung cepat naik, namun jika dalam empat hari tak ada hujan air embung juga cepat surut.

Baca: Anies Sebut 37 Gedung di Jalan Sudirman - Thamrin Tak Punya Sumur Resapan, Ancam Cabut SLF

Embung Lokudat sendiri awalnya dibangun untuk menampung air dari Banjarbaru termasuk sungai Kemuning. Embung ini bahkan dalam rencana tata ruang Banjarbaru saat dipaparkan Walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani bakal menjadi bagian dari Aerocity Banjarbaru. Embung dicanangkan menjadi salah satu tempat pariwisata di Banjarbaru dengan berbagai fasilitas hiburan.

Sayangnya saat akan didatangi bersama warga ke embung, jalan becek karena hujan sehingga tak bisa dilintasi. "Kecuali pakai trail, atau jalan kaki, tapi jaraknya jauh sekitar dua kilometer dari Jalan Lingkar Utara," tambahnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help