Tarian Dayak Masa Kini

Tarian Dayak Bernuansa Magis, Pikat Juri Lewar Properti dan Semburan Api Penuh 'Mistik'

Tarian Dayak masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi, tak hanya di Banua, juga hingga tingkat nasional.

Tarian Dayak Bernuansa Magis, Pikat Juri Lewar Properti dan Semburan Api Penuh 'Mistik'
istimewa
Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo dalam rangka HUT Taman Mini Indonesia di Jakarta 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Tarian Dayak masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi, tak hanya di Banua, juga hingga tingkat nasional. Malah, lewat tarian suku asli Kalimantan tersebut, mampu menyedot perhatian penonton dan dewan juri dalam sebuah festival baik regional maupun nasional hingga mampu meraih juara di berbagai event.

Keberhasilan Sanggar Tari di Banua tersebut tidak lagi menampilakn gerakan 'penuh 'mistik' dan upacara ritual tertentu, melainkan mengemasnya dengan properti yang menarik dan dikombinasi pakain yang indah serta kreasi tarian modern dan tradisional, memainkan senjata khas Dayak seperti Mandau hingga atraksi semburan api hingga mampu menuai aplau penonton.

Baca: Al Chaidar: Informasi dari Mako Brimob Masih Ada yang Pihak yang Ditawan di Rutan Brimob

Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo di Taman Mini Indonesia di Jakarta
Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo di Taman Mini Indonesia di Jakarta (istimewa)

Contohnya, Sanggar Tari Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo dalam rangka HUT Taman Mini Indonesia di Jakarta, pertengahan April 2018 lalu, berhasil meraih dua gelar.

Baca: BREAKING NEWS : Ada Kerusuhan di Rutan Brimob Kelapa Dua, Diduga Tahanan Melawan Petugas

"Kami meraih gelar sebagai penyaji unggulan terbaik dan penata riasan busana terbaik dalam Festival Pawai Budaya Nusantara di TMII Jakarta," kata Tajuddinnoor SPd, penata Tari Mahelat Labo ini.

Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo di Taman Mini Indonesia di Jakarta
Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo di Taman Mini Indonesia di Jakarta (istimewa)

Mahelat Labo yng dalam bahasa Indonesia memiliki arti membentengi kampung adalah sebuah tradisi adat masyarakat suku dayak Bakumpai Kabupaten Barito Kuala dallam menjaga lebo atau kampung halaman mereka dari gangguan-gangguan yang mengancam diirigi bunyi gemerincing gelang hyang yang dipercaya mampu mengusir roh-roh jahat, mandau dan telabang dengan kobaran api yang menyala-nyala sebagai semangat mereka memohon pada yang maha kuasa agar selalu memberikan perlindungn kepada kampung mereka Bumi Ije Jela yang sangat mereka cintai

Menurut dia, ada anggapan tarian Dayak dikaitkan dengan mistik dan ritual sebenarnya sangat jarang dilakukan Sanggar Tari sekarang ini.

Baca: Insiden di Rutan Mako Brimob, Tahanan Rebut Senjata dan Sandera Sejumlah Petugas

"Tinggal kita bagaimana menyajikan sebuah karya itu sendiri dan mengemasnya dengan baik mulai kostum baju, gerakan yang indah hingga mampu memikat dewan juri dan penonton," tegasnya.

Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo di Taman Mini Indonesia Jakarta
Sanggar Permata Ije Jela Batola yang membawakan Tarian Mahelat Labo di Taman Mini Indonesia Jakarta (istimewa)

Apa yang diucapkan Ka Oddie, panggilan akrab Tajuddin, membuat anak asuhnya tak meraih juara nasional beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Sanggar Tari Ijejela meraih gelar penyaji Terbaik 1, Penata Tari Terbaik, Penata Musik Terbaik pada Festival Borneo 2015 di Samarinda, Kaltim. Lalu, penyaji Terbaik Pada Festival Nasional Tari Tradisi Kemndikbud RI Tahun 2015 dI TMII, Jakarta. (banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved