Berita Kotabaru

Kunjungan ke Wilayah Terpencil, Bupati Sayed Lebih Suka Naik ini

Sedikit berbeda dari kepala daerah sebelumnya, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, lebih suka memilih naik motor saat kunjungan kerja

Kunjungan ke Wilayah Terpencil, Bupati Sayed Lebih Suka Naik ini
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Bupati Kotabaru H Sayed Jafar SH 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sedikit berbeda dari kepala daerah sebelumnya, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, lebih suka memilih naik motor saat kunjungan kerja ke wilayah desa terpencil tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kotabaru.

Memilih menggunakan sepeda motor trail, bukan sekadar alasan lebih mudah ketika melintas di jalan rusak dengan kondisi ekstrem. Namun kegiatan touring juga memudahkan saat mengunjungi wilayah desa paling terpencil.

"Kalau naik motor, saat melewati jalan yang kondisi ekstrem bisa memilih-milih. Beda menggunakan mobil," kata Sayed kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (28/7/2018).

Baca: Terkait Koalisi Pilpres 2019 dengan PKS dan PAN, Prabowo : Satu Keluarga Tapi Susah

Ia mengakui, kondisi jalan di wilayah Kotabaru sebagian masih rusak.
Mengingat wilayah kabupaten Kotabaru yang sangat luas dan lokasi kecamatan terpisah-pisah.

"Orang mengira Kotabaru hanya di Pulaulaut. Padahal wilayahnya cukup luas," ucap Sayed.

Maka dari itu, mengingat masih adanya kondisi jalan yang rusak, menjadi alasan, ia memilih naik motor ketika melakukan kunjungan kerja.

Baca: Jadi Pengasuh Anak Olla Ramlan, Wanita ini Bongkar Seperti Apa Sosok sang Artis

"Jadi apa yang dirasakan masyatakat, juga turut saya rasakan. Itulah mengapa saya jadi memilih suka naik motor trail," tambah Sayed kepada banjarmasinpost.co.id.

Sekadar diketahui bukan sekadar melakukan kunjungan kerja, tapi sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Sebelumnya belum lama tadi, selain kegiatan touring, kegiatan di kecematan Pulaulaut Barat sekaligus menyerahkan bantuan solar cell.

Baca: Setelah Raib 21 Tahun, Mobil James Bond di Film Goldfinger ini Akhirnya Ditemukan

Penyerahan bantuan soal cell rencana juva dilaksanakan di desa Rantau Buda, salah satu desa terpencil di Kecamatan Sungaidurian, Senin awal pekan ini.

"Saya juga berharap kepada media membantu mempublikasi, supaya masyarakat apa yang kita kerjakan. Wilayah kita cukup luas, kalau media tidak membantu pemberitaan masyarat tidak akan tahu," tandasnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help