Kriminalitas Banjarmasin

Uang Curian Digunakan untuk Foya-foya dengan PSK, Pemuda Ini Dibekuk Polisi

Pemuda berkulit hitam ini mencuri uang tunai dari dalam kamar nakhoda sebesar Rp 37 juta.

Uang Curian Digunakan untuk Foya-foya dengan PSK, Pemuda Ini Dibekuk Polisi
istimewa
Tersangka Muhammad Rizal alias Rizal (21), seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Nelayan (KMN) Mekar Indah Kotabaru. Pemuda berkulit hitam ini mencuri uang tunai dari dalam kamar nakhoda sebesar Rp37 juta. Tersangka saat berada di tahanan Satpolair Polresta Banjarmasin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Muhammad Rizal alias Rizal (21), seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Nelayan (KMN) Mekar Indah. Pemuda berkulit hitam ini mencuri uang tunai dari dalam kamar nakhoda sebesar Rp 37 juta.

Uang itu digunakan warga Jalan Hasanudin RT06 Gang Gunung Nangka Kecamatan Hilir 4, Kabupaten Kotabaru (Kalsel) untuk berfoya-foya ke tempat hiburan dan para PSK, seperti di Sampit maupun di Makasar.

Berkat kejelian jajaran Gakkum Polair Polresta Banjarmasin, dibantu Resmob Polda Kalsel dan sebagai petunjuk jalan dari Resmob Polda Sulsel serta Buser Bulu Kumba, maka berahirlah pelarian Rizal.

Baca: Setelah Terbangun Pascakoma Lima Hari, Tasya Minum Susu Pakai Selang

Tersangka dibekuk tim gabungan ini di Desa Tambang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulsel, Sabtu (28/7/2018) siang sekitar pukul 11.45. Dari penangkapan itu, uang hasil curian tersangka ludes tak tersisa. Namun polisi menyita sebuah handphone android yang dibeli dari uang curian.

Aksi yang dilakukan tersangka pada saat KMN Mekar Indah sandar di Sungai Martapura, Kecamatan Banjarmasin Barat untuk mengisi es balok untuk keperluan ikan hasil melaut pada akhir Juni 2018 kemarin.

Baca: Jelang Laga Martapura FC vs Persegres Liga 2 - Pemain Belakang Martapura FC Ini Bertekad Ini

Terkait perkara di atas, Kasatpolair Polresta Banjarmasin, Kompol Windi Syafutra yang ditemui, Senin (30/7/2018) membenarkan jajarannya mengamankan tersangka pencurian uang milik Nakhoda KMN Mekar Indah Ramli (40).

"Pada saat kapal sandar, ada yang melihat terlapor masuk ke dalam kamar nakhoda. Kemudian pada saat nakhoda mau mengambil uang di dalam lemari untuk membayar es balok, teenyata uangnya berjumlah Rp37 juta hilang,"terang Kasatpolair didampinggi Kanit Gakkumnya, Ipda Selamat Riyadi.

(banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help