Idul Adha 2018

Ini Anjuran Ustadz Abdul Somad Bagi yang Akan Berkurban di Idul Adha 2018

Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2018 pada 22 Agustus nanti. Ini anjuran Ustadz Abdul Somad

Ini Anjuran Ustadz Abdul Somad Bagi yang Akan Berkurban di Idul Adha 2018
instagram
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2018 pada 22 Agustus nanti, ada pesan dari Ustadz Abdul SOmad.

Umat muslim banyak yang sudah mempersiapkan dengan membeli hewan kurban untuk dipotong di hari raya Idul Adha 2018, harus mengingatk anjuran dari Ustadz Abdul Somad ini.

Namun ada anjuran dari Ustaz Abdul Somad (UAS) bagi orang yang berkurban pada saat Idul Adha 2018.

Baca: Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah, yang Pahala Ibadahnya Setara 1 Tahun Puasa

Ustadz Abdul Somad Lc MA hadir di tenda utama Lapangan Murdjani
Ustadz Abdul Somad Lc MA hadir di tenda utama Lapangan Murdjani (banjarmasin post group/ nia kurniawan)

Dilansir dari akun YouTube Tafaqquh Video, Ustaz Abdul Somad mengatakan, kalau kita sudah melihat hilal, yakni sudah masuk tanggal 1 Dzulhijah, maka disarankan jangan memotong beberapa rambut di tubuh.

"Kamu mau berkurban, jangan potong kumis, jangan cukur kumis, jangan cukur jenggot, jangan pangkas rambut dan jangan potong kuku dari sejak tanggal 1-10 Djulhijah," katanya dikutip TribunnewsBogor.com, Sabtu (18/8/2018).

Baca: Ini Cara yang Benar Mengasah dan Memastikan Kelayakan Serta Ketajaman Pisau Hewan Kurban Idul Adha

Meski begitu, kata Ustaz Abdul Somad, hukumnya tidak diwajibkan, melainkan sunnah.

Untuk itu, jangan sampai hadist itu dibacakan pada orang lain tapi tidak dijelaskan bahwa hukumnya sunnah.

"Jangan disampaikan hadistnya saja, jelaskan hukumnya, jangan yang dimaksud haram atau makruh, wajib atau sunnah, hukumnya sunnah, untuk memotong rambut dan kuku ini," jelasnya.

Ustaz Abdul Somad juga menjelaskan, pelajaran yang diambil dari sunnah tersebut yakni terapi.

Baca: Ustadz Abdul Somad Galau Usai Terima Pesan Dari Kesultanan Malaysia, Ini Jawabannya

"Dari tanggal 1-10 mulai panjang janggut dan kumis, kuku mulai panjang, maka pagi tanggal 10, setelah memotong hewan kurban kemudian memotong kuku, merapikan kumis dan janggut, kemudian setelah itu dengan semangat baru, kuku baru, janggut baru, kumis baru, ini terapi," katanya.

"Kalau bapak mau buat silahkan, andai tidak mampu tidak apa-apa. Tapi perbuatan ini baik," ujar Ustadz Abdul Somad.

 Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Idul Adha - Penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS) soal Kumis dan Jenggot bagi yang Berkurban,

Editor: Restudia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved