Pilpres 2019

Dikaitkan dengan Kasus Century, SBY: Kalau Punya Rp 120 T Capres-Cawapres dari Demokrat

Namun orang nomor satu di Partai Demorat itu hanya tertawa ketika namanya disebut oleh media asing

Dikaitkan dengan Kasus Century, SBY: Kalau Punya Rp 120 T Capres-Cawapres dari Demokrat
Tribunnews/JEPRIMA
Bakal calon Presiden Prabowo Subianto beserta bakal calon wakil Presiden Sandiaga Unp saat mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus Bank Century hingga saat ini belum selesai, ternyata ada pihak yang mengaitkan lenyapnya uang rakyat ratusan teriliun itu dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun orang nomor satu di Partai Demorat itu hanya tertawa ketika namanya disebut oleh media asing terkait dengan kasus Bank Century.

Diberitakan sebelumnya, artikel dari media asing Asia Sentinel itu memaparkan soal adanya konspirasi keuangan di era kepemimpinan SBY.

Pembahasan dalam artikel itu pun diawali dengan membahas perihal kasus Bank Century.

Baca: Hanya Mengingatkan, Pendaftaran CPNS 2018 Sudah Dekat, Begini Cara Daftar, Login & Verifikasi Data

Dalam artikel Asia Sentinel tersebut, Bank Century yang telah berganti nama menjadi Bank Mutiara itu disebut sebagai "Bank SBY," karena diyakini berisi dana gelap untuk menunjang Partai Demokrat, yang dipimpin oleh SBY.

Tak hanya itu, tulisan mengenai sumber dana Bank Century hingga adanya rekayasa laporan di era SBY juga diulas dalam artikel tersebut.

Baca: Live Streaming MNCTV Semifinal Japan Open 2018 - Marcus/Kevin vs China, Greysia/Apriyani vs Jepang

Laporan tersebut ditulis John Berthelsen dan sebelumnya dipublikasikan Asia Sentinel pada Selasa (11/9/2018) lalu.

Berthelsen mengungkap dugaan yang berisi penyelidikan setebal 488 halaman yang diajukan ke Mahkamah Agung Mauritian. Sebanyak 30 pejabat pun diduga terlibat dalam skandal yang bermula dari kasus Bank Century, termasuk Wakil Presiden RI periode 2009-2014 Boediono.

Menurut Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan laporan di media asing Asia Sentinel yang mengungkap keterlibatan SBY dalam kasus Bank Century berupa laporan omong kosong tanpa isi.

Baca: Di Saat Penantian PSSI, Luis Milla Malah Jadi Kapten dan Bawa Valencia Menang 3-1

"Saya sudah baca isinya. Saya harus menyampaikan isinya itu 99,9 persen hoax, hanya 0,1 persen yang tidak hoax tanda titik dan koma, di luar itu semua beritanya omong kosong," kata Ferdinand di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help