Berita Balangan

Amblas Susulan Terjadi di Jalan Tarangan dan Halubau Utara, Ini Penjelasan BPBD Balangan

Warga dan pengendara roda dua maupun roda empat kembali harus ekstra hati-hati saat melintas di wilayah Desa Tarangan

Amblas Susulan Terjadi di Jalan Tarangan dan Halubau Utara, Ini Penjelasan BPBD Balangan
banjarmasin post group/ elhami
Kepala BPBD Balangan Alive Yoesfah Love saat memantau kondisi jalan amblas di desa tarangan dan halubau utara, saat ini penanganan darurat sedang dilakukan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Warga dan pengendara roda dua maupun roda empat kembali harus ekstra hati-hati saat melintas diwilayah Desa Tarangan dan Halubau Utara Kecamatan Paringin Selatan.

Pasalnya di lokasi tersebut tepatnya diperbatasan antara kedua desa itu kembali terjadi amblas susulan.

Informasi dihimpun banjarmasinpost.co.id, jalan amblas tersebut sudah berlangsung lama, saat ini sedang mendapatkan penanganan darurat dari pihak BPBD Balangan.

Penanganan darurat dilakukan dengan mensiring pakai batang kelapa kemudian sebagai dindingnya dari besi drum, lalu diuruk dengan tanah.

Baca: 9 Persyaratan Dasar Penerimaan CPNS, Link sscn.bkn.go.id Pendaftaran CPNS 2018 Klik di Sini!

Baca: Jadwal Live Anniversary U-19 Tournament 2018 - Timnas U-19 Indonesia vs Thailand vs China

Namun saat penanganan darurat sudah berjalan tiga minggu dan hanya selesai 50 persen, tiba-tiba amblas susulan terjadi sekitar satu meter.

Kepala BPBD Balangan Alive Yoesfah Love membenarkan adanya amblas susulan dan sudah melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Menurutnya, amblas susulan yang terjadi tak membuat penanganan dihentikan, pekerja akan kembali memperbaiki struktur siring yang terkena amblas dan meratakannya.

Baca: Jadwal & Siaran Langsung (Live) RCTI Liga Champion 2018, Barcelona, Liverpool, Real Madrid Main

"Amblas susulan ini terjadi diperkirakan karena adanya hujan beberapa hari terjadi sehingga struktur tanah kembali menjadi labil," ungkapnya, Selasa (18/9/2018).

Dikatakannya, penanganan darurat dilakukan untuk membantuk aktivitas warga yang lalu lalang agar tidak terganggu, terutama pelajar serta masyarakat setempat.

Baca: Begini Nasib Para Penghina Presiden Jokowi di Sosial Media Jelang Pilpres 2019

Baca: SBY Soroti Gerakan untuk Menjatuhkan Presiden di Tengah Jalan Jelang Pileg dan Pilpres 2019

"Pengerjaan penanganan darurat baru berjalan sekitar 50 persen," katanya.

Lebih lanjut Alive mengharapkan selanjutnya untuk penanganan permanen agar diambil alih oleh Dinas PUPR setempat.

"Apakah nanti dibuatkan file slab atau sit file tergantung penelitian tanahnya, tergantung pihak PUPR," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved