Bongkar Tuyul Ojek Online

Sialnya yang Jujur Tak Kebagian Penumpang, Ini Jenis Kecurangan Tuyul Ojek Online

Kecurangan itu diantaranya adalah pembuatan order fiktif, penggunaan aplikasi Fake GPS untuk mencurangi sistem

Sialnya yang Jujur Tak Kebagian Penumpang, Ini Jenis Kecurangan Tuyul Ojek Online
nia kurniawan
Mengenakan jaket berwarna khas driver ojek online melintas di tugu bundaran Simpang empat. Driver curang pengguna tuyul takkan serajin ini dengan mobile keliling kota. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Terhimpun informasi dari para kalangan driver online Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, beragam modus kecurangan yang dilakukan.

Kecurangan itu diantaranya adalah pembuatan order fiktif, penggunaan aplikasi Fake GPS untuk mencurangi sistem, dan menggunakan aplikasi tambahan untuk tidak mengambil pemesanan tanpa mengurangi performa penerimaan order.

Contoh, Istilah tuyul juga digunakan untuk menyebut penumpang fiktif.

Baca: Tuyul Picu Driver Ojek Online Berbuat Curang Demi Raup Untung Besar

Teknisnya, para driver yang curang menggunakan aplikasi Fake GPS. Jadi, seolah-olah di aplikasi ada penumpang yang diantar, padahal pengemudinya tidak bergerak ke mana-mana.

Tak dapat dipungkiri, jika praktik tersebut dilakukan lantaran mengejar insentif yang diberikan oleh penyedia jasa transportasi online.

Baca: Dikira Pelaku Penculikan Anak yang Pura-pura Gila, Begitu Diamankan Faktanya Bikin Geli

"Mereka yang curang kebanyakan simpan tuyul di merchant tertentu. Tuyul ini pasang titik GPS di spot-spot ramai, padahal drivernya tidak ada disitu," ucap pengemudi ojeg online Suryanto (35) atau yang akrab disapa Iyan Dayak kepada reporter banjarmasinpost.co.id.

Atau pada maps terlihat banyak ojol berkumpul padahal kenyataannya tidak ada driver yang mangkal.

Otomatis driver yang jujur murni kerja keras tak kebagian penumpang karena keduluan oleh driver fiktif, efeknya lagi penumpang yang jadi korban bisa nunggu lama.

Ya jelas, karena driver bersangkutan harus tempuh jarak dulu dari tempat sebenarnya.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming MNC TV Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam di Piala AFC U-16 2018

"Saya tidak pernah jadi tuyul. Iya tahu saja triknya, tapi tidak bisa pakai aplikasi itu. Saya syukur apa adanya saja, dapat orderan ya Alhamdulilah," ucap pengojek online Aulia, warga Jalan DI Panjaitan Banjarmasin

Dikatakannya, untuk jadi Tuyul salahsatu jenisnya dengan aplikasi tambahan.

"Banyak saja yang pakai. Tujuannya biar dapat orderan saja kalau pasang titik palsu di tempat ramai, fokusnya di satu titik, misal tempat makan ramai ya susah mangkal di titik itu padahal drivernya tak ada," katanya.

Sementara penumpang atau pemesan mana tahu driver ada di lokasi sesuai map atau tidak. "Kan komunikasi lewat telepon, mana tahu. Efeknya ya nunggu lama baik datang pengemudi atau pesanan," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help