CPNS 2018

Solusi Pemerintah Bagi Honorer yang Tak Lolos Pendaftaran CPNS 2018 Terungkap, Cek di sscn.bkn.go.id

Masa pendaftaran seleksi CPNS 2018 masih berlangsung hingga 15 Oktober 2018 nanti. Pendaftaran dilakukan di sscn.bkn.go.id.

Solusi Pemerintah Bagi Honorer yang Tak Lolos Pendaftaran CPNS 2018 Terungkap, Cek di sscn.bkn.go.id
tribun timur
CPNS 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masa pendaftaran seleksi CPNS 2018 masih berlangsung hingga 15 Oktober 2018 nanti. Pendaftaran dilakukan secara online di portal SSCN BKN, yaitu sscn.bkn.go.id.

Pendaftaran bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja karena sistemnya online.

Saat ini pemerintah sedang memikirkan nasib guru honorer yang nantinya gagal dalam proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Apabila ada guru honorer yang gagal menjadi PNS atau PPPK, pemerintah tetap akan memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menaikkan honor yang diterima.

Baca: Akhirnya Conor McGregor Dapat Sanksi Pasca Rusuh Usai Dikalahkan Khabib Nurmagomedov di UFC 229

Baca: Ungkapan Duka Ruben Onsu Atas Meninggalnya Istri Indro Warkop, Dekatnya Seperti Ibu dan Anak

Baca: Ratna Sarumpaet Menangis dan Minta Bertemu Prabowo, Said Iqbal : Ada 23 Pertanyaan Penyidik

"Bagi yang enggak lolos CPNS, lalu dia ke PPPK tapi enggak lolos juga, itu bagaimana? Gajinya akan disesuaikan. Pendekatannya pendekatan kesejahteraan," ujar Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Meski demikian, Moeldoko belum dapat memastikan berapa kenaikan honor yang bakal diterima guru honorer.

Menurut dia, soal angka kenaikan masih dalam tahap penghitungan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Soal itu (besaran kenaikan honor), saya belum bisa jawab pasti, karena itu ada hitung -hitungannya antara Menkeu dengan Menteri PAN-RB," ujar Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan, pemerintah sudah memutuskan tidak akan lagi merekrut tenaga honorer, baik di tingkat kementerian, lembaga atau di pemerintah provinsi.

"Perintah Presiden sangat jelas, mulai saat ini tidak ada lagi pengangkatan honorer. Jadi (tenaga honorer) yang ada saat ini diselesaikan. Lalu mulai saat ini yakinkan bahwa tidak ada lagi honorer," ujar Moeldoko.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved