Balita Obesitas Asal Tapin

Balita Asal Tapin Ini Alami Obesitas, Beratnya Capai 45 Kilogram Jalani Perawatan di RSUD Ulin

Balita Asal Tapin Ini Alami Obesitas, Beratnya Capai 45 Kilogram Jalani Perawatan di RSUD Ulin

Balita Asal Tapin Ini Alami Obesitas, Beratnya Capai 45 Kilogram Jalani Perawatan di RSUD Ulin
istimewa/ lady surya lestari untuk bpost online
Kondisi Hanom saat dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar seorang balita asal Kabupaten Tapin mengidap penyakit obesitas di Favebook benar adanya.

Informasi tersebut didapat dari akun Facebook Teddy Al Fatih pada Selasa (9/10) di grup Habar Banua 6+.

Menurut penelusuran banjarmasinpost.co.id bahwa balita tersebut bernama Muhammad Hero Hanom (4).

Saat ini Hanom sedang di rawat di ruangan ICU RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca: Daftar Sanksi Komdis PSSI untuk Arema FC Imbas Rusuh Suporter Arema FC vs Persebaya Liga 1 2018

Baca: BKN Umumkan Unggah Ulang Dokumen Pendaftaran CPNS 2018 di link sscn.bkn.go.id, Cek di Sini!

Kakak kandung balita tersebut, Lady Surya Lestari (22) membenarkan tentang penyakit yang diderita adik kandungnya saat ini.

Saat ini Hanom tidak bisa diinfus. Karena dokter kesulitan mencari urat pembuluh darahnya. Sehingga hanom harus mendapat asupan nutrisi dari suntikan dan selang minum melalui hidung.

Saat ini tinggi badan Hanom (4) 97 cm dan berat badan 43 kg. Hanom merupakan anak ketiga dari Siti Rahayu (41). Kondisi Hanom saat ini sedang terbaring lemah di ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin.

"Dia ini anaknya gak bisa di infus. Jadi lewat suntik makannanya. Misalnya dia kalau dalam satu hari harus minum obat sepuluh kali, jadi dia harus disuntik sepuluh kali juga. Dia ini kalau makan itu sesak nafas. Jadi itu minum aja lewat hidung. Jadi sebelah kanan selang oksigem, dan kiri selang minum, minum susu," tutur Lady saat ditemui banjarmasinpost.co.id di RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (11/10/2018) malam.

Baca: Hasilkan Rp 200-600 Ribu Semalam, PSK Ini Tetap Beroperasi Meski Kena Razia Satpol PP Banjarmasin

Baca: 8 Fakta Yuli Sumpil, Aremania yang Disanksi Komdis PSSI Terkait Rusuh Laga Arema FC vs Persebaya

Hanom merupakan balita asal Desa Suato Lama RT 007, RW 003, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Balita berusia empat tahun tujuh bulan tersebut mengidap penyakit obesitas, preumenia, susp' kpo, dan chusying sindrom.

Obesitas yang dialami Hanom menyebabkan komplikasi infeksi paru-paru, jantung, diabetes, dan diare.

Untuk warga yang ingin menyalurkan donasi dapat mengirimkan melalui Rekening Bank BTN 00010-01-61-003766-6
An Lady Surya Lestari.

Hanom lahir dari keluarga yang sederhana. Saat ini balita tersebut dirawat dengan biaya dari BPJS.

(banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help