Fenomena Langit Paling Langka ini Hanya Muncul 200 Tahun Sekali, Jangan Lupa untuk Menyaksikannya

Astronom amatir Marufin Sudibyo berkata kepada Kompas.com bahwa peristiwa ini sudah terjadi sejak awal bulan ini dan akan berakhir 13 Desember nanti.

Fenomena Langit Paling Langka ini Hanya Muncul 200 Tahun Sekali, Jangan Lupa untuk Menyaksikannya
kompas.com
Mars berdampingan dengan Neptunus, diabadikan oleh Robert Sparks (astronom amatir dari Tucson, Arizona, AS) pada Jumat malam 7 Desember 2018 dengan kamera DSLR Canon 80D dan lensa tele Sigma 100 mm - 400 mm. Ia tidak menggunakan teleskop saat memotret fenomena ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain gerhana, supermoon, inilah fenomena langit paling langka yang terjadi pekan ini.

Pasalnya, Mars saat ini sedang bersandingan dengan Neptunus, fenomena yang hanya terjadi 200 tahun sekali.

Astronom amatir Marufin Sudibyo berkata kepada Kompas.com bahwa peristiwa ini sudah terjadi sejak awal bulan ini dan akan berakhir 13 Desember nanti.

"Dengan menggunakan parameter jarak sudut/elongasi kurang dari 2 derajat, Mars berdampingan dengan Neptunus terjadi sejak 5 Desember hingga 10 Desember besok. Kalau elongasinya kita ambil nilai lebih besar lagi, misalnya 5 derajat, maka Mars berdampingan dengan Neptunus terjadi sejak 1 Desember hingga 13 Desember nanti," kata Marufin lewat pisan singkat Sabtu (8/12/2018).

"Elongasi terkecil terjadi semalam, Jumat 7 Desember 2018, dengan jarak sudut hanya 0,25 derajat. Sebagai pembanding, bulan purnama memiliki diameter nampak 0,5 derajat," imbuhnya.

Baca: Peringatan Untuk Luna Maya Dari Mantan Istri Faisal Nasimuddin, Emilia Hanafi: Mata Tangan Lebam

Baca: Bukan Reino Barack, Syahrini Terang-Terangan Ungkapkan Cinta Untuk Sosok Pria Macho Bertato Ini

Baca: Merdunya Suara Nissa Sabyan Pukau Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan

Menurut Marufin, ini adalah peristiwa sangat langka yang hanya terjadi 200 tahun sekali, lebih persisnya 191 tahun sekali.

Menurut catatan, fenomena Mars berdampingan dengan Neptunus terakhir kali terjadi pada 1828 dan diperkirakan akan terjadi lagi pada tahun 2210.

"Mars berdampingan dengan Neptunus terakhir kali terjadi persis saat perang Jawa yang dipimpin Pangeran Diponegoro sedang dalam puncaknya. Itu waktu yang sama ketika Eropa sedang mengalami penataan besar-besaran pascaperang Napoleon," jelas Marufin.

Pada masa itu, planet Neptunus sebenarnya belum diketahui manusia.
Sebab, Neptunus baru ditemukan pada 23 September 1846.

"Jadi boleh dikata peristiwa Mars berdampingan dengan Neptunus adalah yang pertama dilihat manusia sepanjang sejarah peradaban," tegasnya.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved