Pilpres 2019

Protes Keras Nufransa pada Prabowo yang Menyebut Kemenkeu Sebagai Menteri Pencetak Utang

Protes keras dilayangkan Nufransa Wira Sakti selaku Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementrian Keuangan (Kemenkeu)

Protes Keras Nufransa pada Prabowo yang Menyebut Kemenkeu Sebagai Menteri Pencetak Utang
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menunjukkan dua bungkus tablet susu yang ia bawa kepada para hadirin, saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Economic Forum 2018, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Protes keras dilayangkan Nufransa Wira Sakti selaku Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementrian Keuangan (Kemenkeu) pada Prabowo Subianto atas pidatonya, Sabtu (26/1/2019).

Calon Presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto mendapat protes itu karena sebutan Kemenkeu sebagai 'Menteri Pencetak Utang'.

Nufransa melontarkan protesnya pada Prabowo soal Kemenkeu sebagai 'Menteri Pencetak Utang' melalui akun Twitter miliknya, @nufransa, Minggu (27/1/2019).

Nufransa mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Prabowo sebagai capres sangat mencederai perasaan pekerja di Kemenkeu.

Baca: Ustadz Abdul Somad Posting tentang Syarat Jadi Imam Sholat, Sindiran untuk Jokowi dan Prabowo?

Baca: Daftar Pengorbanan Bripda Puput Agar Menikah dengan Ahok alias BTP, Tak Hanya Mundur dari Polisi

Menurutnya, utang adalah bagian dari kebijakan yang dibuat pemerintah untuk menjaga perekonomian dan alat untuk kemakmuran rakyat.

Ia menambahkan, utang sudah ada sejak tahun 1946 yang dulu disebut dengan Pinjaman Nasional.

Berikut ini protes Nufransa yang ditujukan oleh Prabowo Subianto.

"Apa yang disampaikan oleh Calon Presiden Prabowo sangat menciderai perasaan kami yang bekerja di Kementerian Keuangan.

Kementerian Keuangan adalah sebuah institusi negara yang penamaan, tugas dan fungsinya diatur oleh Undang-Undang.

Siapapun tidak sepantasnya melakukan penghinaan atau mengolok-olok nama sebuah institusi negara yang dilindungi oleh Undang-Undang, apalagi seorang Calon Presiden.

Halaman
123
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved