Pilpres 2019

Prabowo Subianto Malu dan Minta Maaf ke Sosok Ini, Alasannya Tak Dukung di Pilkada Karena Uang?

Prabowo Subianto Malu dan Minta Maaf ke Sosok Ini, Alasannya Tak Dukung di Pilkada Karena Uang?

Prabowo Subianto Malu dan Minta Maaf ke Sosok Ini, Alasannya Tak Dukung di Pilkada Karena Uang?
kompas.com
Prabowo Subianto berorasi di hadapan relawan di Istora Senayan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Prabowo Subianto Malu dan Minta Maaf ke Sosok Ini, Alasannya Tak Dukung di Pilkada Karena Uang?

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta maaf kepada mantan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo dalam acara Prabowo Menyapa di Grand 
Pacific Hall, Sleman Rabu (27/2/2019).

Permohonan maaf Prabowo Subianto ke Bibit Waluyo ini disampaikan dalam sela pidato kebangsaannya di acara tersebut.

Seperti diketahui Bibit Waluyo saat ini menjadi salah satu relawan yang mendukung penuh Prabowo maju dalam pilpres sekaligus menjadi Ketua Panitia Acara Prabowo Menyapa yang dilaksanakan di Sleman.

Baca: Detik-detik Ratna Sarumpaet Jalani Sidang Perdana Kasus Penyebaran Hoaks, Ini Asa Atiqah Hasiholan

Baca: Dekati Ayu Ting Ting, Kriss Hatta Malah Pilih Luna Maya Saat Pernikahan Syahrini dan Reino Barack

Baca: Deretan Foto & Video Pernikahan Syahrini dan Reino Barack di Masjid Camii, Ada Politisi & Pengusaha

Baca: Hasil akhir Real Madrid vs Barcelona di Leg Kedua Copa Del Rey, Skor Akhir 0-3, Dua Gol Luiz Suarez!

Bibit diketahui juga menjadi relawan yang menggerakkan purnawirawan TNI Polri di Jateng DIY untuk mendukung Prabowo.

"Saya di hadapan khalayak ramai saat ini, mau minta maaf sama pak Bibit Waluyo yang saat itu Pak Bibit mau maju lagi jadi Gubernur Jawa Tengah," kata Prabowo di hadapan ribuan simpatisan.

Prabowo menjelaskan, saat itu Bibit Waluyo bakal maju lagi dalam pencalonan Gubernur lewat partai Gerindra namun rupanya partainya menolak.

Prabowo mengaku bersalah karena menolak Bibit Waluyo kembali maju lewat partainya.

Prabowo beralasan, waktu itu dirinya tengah belajar politik dan belum mengerti teknik politik yang harus ia gunakan.

Pasangan calon kepala daerah Jawa Tengah nomor urut 2 Bibit Waluyo (kiri)-Sudijono Sastroatmodjo mengikuti debat calon kepala daerah Jateng di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/5/2013). Tiga pasang calon hampir keseluruhan mengangkat persoalan kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah sebagai isu utama mereka.
Pasangan calon kepala daerah Jawa Tengah nomor urut 2 Bibit Waluyo (kiri)-Sudijono Sastroatmodjo mengikuti debat calon kepala daerah Jateng di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/5/2013). Tiga pasang calon hampir keseluruhan mengangkat persoalan kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah sebagai isu utama mereka. (KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA)

"Waktu itu Partai Gerindra punya kursi dan Pak Bibit mau maju, saya tanya sama orang-orang saya yang di Semarang, bagaimana kalau kita dukung Pak Bibit, beliau dulu senior saya, panglima perang hebat, terus kata orang-orang saya, Pak bibit nggak punya uang pak, karena waktu itu saya masih belajar politik dan belum ngerti jadi nggak jadi dukung, saya minta maaf pak, saya malu," terang Prabowo.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved